Arsip - Para penumpang menunggu keberangkatan pesawat di Bandara Internasional Husein Sastranegara, Kota Bandung, Jawa Barat. ANTARA/HO-Pemkot Bandung
Pemkot Bandung Siapkan Shuttle Menuju Bandara Husein Sastranegara
Whisnu Mardiansyah • 16 July 2026 15:52
Bandung: Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, merancang layanan transportasi penghubung atau shuttle guna mendukung beroperasinya kembali Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung yang dijadwalkan mulai aktif pada awal Agustus 2026.
"Kita sekarang tinggal memastikan dua hal dari Kota Bandung. Satu, desain branding Kota Bandung di bandara dan juga kemungkinan kita mencari mitra untuk memberikan layanan shuttle," ucap Wali Kota Bandung Muhammad Farhan di Bandung, seperti dilansir Antara, Kamis, 16 Juli 2026.
Menurut pandangannya, penyediaan shuttle memerlukan studi yang mendalam. Pemerintah Kota Bandung perlu menelaah aspek pemilihan pengelola, jumlah unit kendaraan, hingga jalur pelayanan yang akan ditempuh. Oleh sebab itu, Pemkot Bandung membuka peluang kerjasama dengan sektor swasta untuk mengoperasikan layanan tersebut.
Farhan memaparkan bahwa gagasan promosi Kota Bandung juga menjadi sorotan utama. Setiap penumpang yang tiba di Bandara Husein diharapkan dapat langsung menikmati nuansa dan ciri khas Kota Kembang.
"Kalau orang mendarat di Kota Bandung, masuk ke bandara kan ingin langsung melihat suasana Bandung. Itu yang sedang kita pikirkan," tutur Muhammad Farhan.
Di samping itu, Pemkot Bandung juga menjalankan pembenahan kawasan di sekitar lingkungan bandara. Penanganan masalah sampah dan praktik pembakaran terbuka yang berisiko mengganggu keselamatan penerbangan menjadi perhatian utama.
"Itu memang sedang kita tertibkan bersama. Saya bersama aviation security juga berkeliling memastikan di sekitar bandara tidak ada pembakaran yang bisa mengganggu penerbangan," kata Muhammad Farhan.
.jpeg)
Arsip- Bandara Husein Sastranegara saat masih melayani penumpang di Kota Bandung, Jawa Barat. (ANTARA/Rubby Jovan)
Farhan berpandangan aktifnya kembali Bandara Husein menjadi peluang emas untuk mendongkrak daya tarik Kota Bandung. Hal ini mencakup sektor pendidikan yang selama ini menjadi salah satu keunggulan utama kota tersebut.
"Kota Bandung sekarang ini sudah mendapatkan reaktivasi dari Bandara Husein. Mudah-mudahan ini akan bisa menarik lebih banyak orang untuk mau bersekolah dan kuliah di Kota Bandung," kata Muhammad Farhan.