Pembersihan Lahan Tak Terkontrol Jadi Pemicu Karhutla di Klaten

Ilustrasi, salah seorang warga berusaha memadamkan kebakaran lahan. ANTARA/Aprionis

Pembersihan Lahan Tak Terkontrol Jadi Pemicu Karhutla di Klaten

Silvana Febiari • 21 July 2026 18:10

Klaten: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan pemicu utama kebakaran lahan yang meluas hingga ke areal Perhutani di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, berasal dari aktivitas pembersihan lahan yang tidak terkontrol.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan kebakaran tersebut melanda wilayah Desa Gunung Gajah, Kecamatan Bayat, dengan total area terdampak mencapai sekitar 3,5 hektare.

"Hasil asesmen didapatkan fakta lapangan penyebab kebakaran yakni akibat pembersihan lahan, sehingga api tidak bisa dikontrol dan menyebabkan kebakaran lahan semakin meluas," kata Abdul, dilansir dari Antara, Selasa, 21 Juli 2026.
 


Abdul menjelaskan kobaran api mulai merambat dan meluas hingga membakar area di Petak 98 E Perhutani Cawas BKPH Wonogiri sekitar pukul 11.30 WIB, Senin, 20 Juli 2026.

Merespons rambatan api tersebut, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama petugas terkait langsung diturunkan ke lokasi. 

Berkat respons cepat dan penanganan terpadu oleh petugas gabungan di lapangan, kobaran api tersebut berhasil dipadamkan sepenuhnya pada hari yang sama.


Ilustrasi-Karhutla di Natuna pada Maret 2026. ANTARA/Muhamad Nurman


Pihaknya mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan metode pembakaran secara sembarangan dalam aktivitas pembukaan maupun pembersihan lahan. Terutama di area yang berdekatan dengan kawasan hutan reaktif.

"Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan ke petugas apabila menemukan potensi kemunculan titik api agar penanganan dini dapat segera dilakukan sebelum api meluas," ungkap Abdul. 

(Silvana Febiari)