Cegah Gangguan Penglihatan Sejak Dini, Kemenkes Ajak Masyarakat Rutin Skrining

Plt. Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.

Cegah Gangguan Penglihatan Sejak Dini, Kemenkes Ajak Masyarakat Rutin Skrining

Metro TV • 13 October 2026 12:24

Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengajak masyarakat rutin skrining mata berkala di seluruh fasilitas kesehatan. Hal itu guna mencegah kebutaan atau penyakit mata akut.

"Gangguan penglihatan dapat terjadi pada siapa saja. Namun, banyak gangguan penglihatan dapat dicegah, ditemukan lebih dini, ataupun dikoreksi apabila masyarakat memiliki kesadaran untuk melakukan pemeriksaan secara berkala,” kata Plt. Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Sagunidi di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Selasa, 13 Oktober 2026.

Sebagai upaya deteksi dini, pelayanan kesehatan di tingkat primer seperti puskesmas kini terus diupayakan untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Langkah awal ini krusial untuk mengenali potensi penyakit mata seperti katarak dan glaukoma.

“Skrining merupakan langkah awal untuk menemukan gangguan penglihatan lebih dini sehingga masyarakat dapat segera memperoleh tindak lanjut yang tepat, baik berupa edukasi, koreksi, tatalaksana maupun rujukan sesuai kebutuhan,” ujar Andi.

Plt. Dirjen Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni (tengah). Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina. 

Lebih lanjut, Kemenkes menyoroti dampak besar kesehatan mata terhadap perkembangan anak-anak dan produktivitas usia kerja. Pada anak-anak, penglihatan yang jernih sangat menentukan keberhasilan proses belajar mengajar serta tumbuh kembang mental dan sosial mereka.

“Penglihatan yang baik memberi kesempatan kepada anak untuk belajar lebih optimal, membantu masyarakat tetap produktif, mengurangi ketergantungan terhadap keluarga, dan mendukung keselamatan dalam beraktivitas,” ungkap Andi.

Kolaborasi antara pemerintah, fasilitas kesehatan, media, dan masyarakat disebut sangat dibutuhkan untuk menciptakan budaya sadar kesehatan mata di Indonesia. Khususnya pada momentum Hari Penglihatan Sedunia yang jatuh pada 8 Oktober 2026.

“Mari kita jadikan Hari Penglihatan Sedunia tahun 2026 sebagai momentum untuk membangun budaya menjaga kesehatan mata, jangan tunggu mata bermasalah, kenali, skrining, periksa, dan tindak lanjuti sedini mungkin,” kata Andi.

(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)

(Siti Yona Hukmana)