Aktivitas Gempa Vulkanik Gunung Lokon Meningkat, Warga Diminta Waspada

Kawah Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulut. ANTARA/HO-Pos PGA Lokon

Aktivitas Gempa Vulkanik Gunung Lokon Meningkat, Warga Diminta Waspada

Lukman Diah Sari • 27 September 2026 09:58

Tomohon: Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) mengimbau warga untuk disiplin mematuhi rekomendasi keselamatan seiring kembali meningkatnya frekuensi kegempaan vulkanik dangkal Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara.

Ketua Pos PGA Lokon Armando Manguleh menyebutkan, dinamika ini merupakan kelanjutan dari tren peningkatan aktivitas vulkanik yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

"Memang mengalami fluktuasi kegempaan. Ini masih bagian dari rangkaian peningkatan kegempaan beberapa waktu lalu," kata Armando di Tomohon, Sabtu, 26 September 2026.

Rincian Lonjakan Kegempaan


Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara. ANTARA/Karel A Polakitan

Berdasarkan data pengamatan, rentetan gempa vulkanik dangkal yang terekam sepanjang pekan ini melampaui batas kondisi normal yang lazimnya hanya berkisar 10–20 kali per hari. Berikut adalah rincian fluktuasi aktivitas Gunung Lokon:
  1. Selasa, 22 September: Terekam 29 kali gempa vulkanik dangkal.

  2. Rabu, 23 September: Terekam 32 kali gempa vulkanik dangkal.

  3. Kamis, 24 September: Terekam 11 kali gempa vulkanik dangkal.

  4. Jumat, 25 September: Terekam 25 kali gempa vulkanik dangkal (amplitudo 2–7 mm), 9 kali gempa embusan, serta 8 kali gempa tektonik jauh.

Menyikapi data vulkanologi tersebut, Armando menegaskan tingkat aktivitas Gunung Lokon saat ini masih tertahan pada Level II (Waspada). PGA dengan tegas mendesak masyarakat dan wisatawan untuk tidak mendekati maupun beraktivitas di dalam radius 1,5 kilometer dari pusat Kawah Tompaluan.

"Jika terjadi letusan dan hujan abu, masyarakat diimbau untuk tetap berada di dalam rumah. Apabila terpaksa beraktivitas di luar ruangan, sangat disarankan menggunakan masker pelindung hidung dan mulut serta kacamata," imbaunya.

Sebagai catatan historis, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sempat menaikkan status Gunung Lokon menjadi Level III (Siaga) pada 3 September 2025, sebelum akhirnya diturunkan perlahan dan bertahan di Level II sejak 25 Oktober 2025.

(Lukman Diah Sari)