Kualitas Udara Bulukumba Masuk Kategori Tidak Sehat Imbas Asap Karhutla

Kondisi kabut asap di Bulukumba, Sulawesi Selatan. (Metro TV/ Ifa Musdalifa)

Kualitas Udara Bulukumba Masuk Kategori Tidak Sehat Imbas Asap Karhutla

Ifa Musdalifa • 27 October 2026 07:15

Bulukumba: Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyebabkan kualitas udara di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, memburuk dalam beberapa hari terakhir. Asap tersebut diduga berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Bulukumba serta kiriman dari Kalimantan yang terbawa angin.

Kepala Dinas Kesehatan Bulukumba, dr. Amrullah, mengatakan kualitas udara di wilayah tersebut telah mengalami penurunan hingga berada pada tingkat yang sangat tidak sehat.

"Hari ini kualitas udara di Kabupaten Bulukumba menurun, sudah sangat tidak sehat," katanya, di Bulukumba, Selasa, 27 Oktober 2026. 


Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), indeks kualitas udara di Bulukumba mencapai angka 154, yang masuk kategori tidak sehat. Kondisi ini tidak hanya mengganggu jarak pandang, tetapi juga berpotensi berdampak pada kesehatan masyarakat.

"Kalau udara bersih itu nol sampai 50, kemudian 50 sampai 100 itu sedang. Kalau sudah di atas 100, itu tidak sehat," ujar dr. Amrullah. 


Kondisi kabut asap di Bulukumba, Sulawesi Selatan. (Metro TV/ Ifa Musdalifa)


Dinas Kesehatan Bulukumba mencatat jumlah kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) meningkat hingga tiga kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya. Kelompok yang paling rentan terdampak antara lain anak-anak, lanjut usia, dan ibu hamil.

Masyarakat diimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika terpaksa beraktivitas di luar ruangan, warga disarankan menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap.

(Silvana Febiari)