Cara Menilai Kesehatan Finansial, Bukan hanya dari Bebas Utang

Ilustrasi. Foto: Magnific.

Cara Menilai Kesehatan Finansial, Bukan hanya dari Bebas Utang

Ade Hapsari Lestarini • 8 June 2026 19:36

Jakarta: Perencana keuangan Rista Zwestika mengemukakan indikator kesehatan finansial seseorang bukan hanya kondisi bebas utang.

"Tidak memiliki cicilan memang merupakan salah satu kondisi yang baik, tetapi belum cukup untuk menyimpulkan seseorang sehat secara finansial," kata perencana keuangan dari platform edukasi dan layanan konsultasi keuangan Finante.id itu, dilansir Antara, Senin, 8 Juni 2026.

Menurut Rista, sehat finansial bukan hanya soal bebas utang, tetapi juga soal memiliki ketahanan, kesiapan menghadapi risiko, dan kemampuan mencapai tujuan keuangan secara berkelanjutan.

Menurut dia, kesehatan keuangan dinilai dari berbagai aspek yang mencerminkan kemampuan seseorang dalam mengelola risiko dan mencapai tujuan keuangan jangka panjang.

Ia menyampaikan, indikator kesehatan finansial mencakup kemampuan memenuhi kebutuhan rutin sehari-hari tanpa mengalami kesulitan keuangan. Ketersediaan dana untuk keperluan darurat, menurut dia, juga merupakan salah satu ukuran kesehatan keuangan seseorang.


Ilustrasi. Foto: dok MI/Susanto.
 

 

Pentingnya dana darurat


Dana darurat perlu disiapkan sebagai bantalan keuangan untuk menghadapi situasi tidak terduga seperti penurunan pendapatan, pemenuhan kebutuhan mendesak, atau kehilangan pekerjaan.

Rista menyampaikan pentingnya memiliki tabungan atau investasi untuk mencapai tujuan keuangan jangka panjang, seperti membiayai pendidikan, membeli rumah, dan memenuhi kebutuhan setelah pensiun.

Kemampuan untuk menyisihkan sebagian pendapatan secara konsisten, menurut dia, mencerminkan kesehatan keuangan yang baik. Rista mengatakan, layanan asuransi yang sesuai dengan kebutuhan juga bisa menjadi opsi perlindungan terhadap risiko keuangan.

Penggunaan layanan asuransi dapat membantu menjaga stabilitas keuangan ketika menghadapi masalah kesehatan maupun risiko lain yang bisa mempengaruhi kondisi finansial keluarga.

Rista menyampaikan pentingnya kecermatan dalam perencanaan dan pengelolaan keuangan dalam upaya membangun ketahanan dan kesehatan finansial. Kondisi finansial yang sehat akan memungkinkan individu maupun keluarga menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

(Ade Hapsari Lestarini)