Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Foto: dok Setneg.
Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026
Husen Miftahudin • 22 September 2026 19:05
Tangerang: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak mengalami kenaikan hingga akhir 2026. Keputusan tersebut merupakan perintah langsung Presiden Prabowo Subianto.
"Harga minyak subsidi sampai dengan akhir tahun tidak akan ada kenaikan. Sudah, itu deal. Itu perintah Pak Presiden Prabowo," tegas Bahlil dalam acara MKI Electricity Connect 2026 di BSD City Kabupaten Tangerang, Selasa, 22 September 2026.
Berbeda dengan BBM subsidi, Bahlil mengatakan harga BBM non-subsidi akan mengikuti perkembangan harga pasar global, termasuk Indonesian Crude Price (ICP). Menurut dia, kenaikan ICP dapat mendorong kenaikan harga BBM nonsubsidi. Sebaliknya, harga dapat dikoreksi apabila ICP mengalami penurunan.
"Kalau harga minyak nonsubsidi itu akan mengikuti harga pasar. Kalau harga pasar globalnya itu ICP-nya naik, otomatis dia akan naik. Tapi kalau harga ICP-nya turun, pasti juga dia akan mendapatkan koreksi," kata Bahlil.
"Harga minyak subsidi sampai dengan akhir tahun tidak akan ada kenaikan. Sudah, itu deal. Itu perintah Pak Presiden Prabowo," tegas Bahlil dalam acara MKI Electricity Connect 2026 di BSD City Kabupaten Tangerang, Selasa, 22 September 2026.
Berbeda dengan BBM subsidi, Bahlil mengatakan harga BBM non-subsidi akan mengikuti perkembangan harga pasar global, termasuk Indonesian Crude Price (ICP). Menurut dia, kenaikan ICP dapat mendorong kenaikan harga BBM nonsubsidi. Sebaliknya, harga dapat dikoreksi apabila ICP mengalami penurunan.
"Kalau harga minyak nonsubsidi itu akan mengikuti harga pasar. Kalau harga pasar globalnya itu ICP-nya naik, otomatis dia akan naik. Tapi kalau harga ICP-nya turun, pasti juga dia akan mendapatkan koreksi," kata Bahlil.
(Ilustrasi. Foto: dok Pertamina Patra Niaga)
Cadangan BBM dijaga hingga 21 hari
Di tengah perkembangan harga minyak global, Bahlil mengatakan pemerintah turut memastikan ketersediaan cadangan BBM nasional tetap terjaga. Dalam hal tersebut, pemerintah pastikan cadangan BBM berada pada standar minimal 18 hingga 21 hari.
"Yang terpenting sekarang adalah pemerintah memastikan cadangan BBM kita itu ada pada standar minimal 18 sampai dengan 21 hari," tutur dia.
VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan harga BBM non-subsidi yang berlaku di SPBU Pertamina masih mengacu pada harga yang telah ditetapkan sebelumnya. Ia memastikan tidak terdapat perubahan harga BBM non-subsidi per 21 September 2026.
"Kami memastikan per 21 September 2026 tidak terdapat perubahan harga BBM nonsubsidi di SPBU Pertamina. Informasi mengenai adanya penyesuaian harga pada tanggal tersebut tidak benar. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi," ujar Kitty. (Selsha Septifanie Gunawan)