Pemilik Le Gita Cakes Djohan Halim. Foto: Dok istimewa
Layanan Logistik Bantu Perluas Distribusi Produk Lokal ke Berbagai Daerah
Eko Nordiansyah • 26 June 2026 15:27
Pontianak: Lion Parcel menghadirkan berbagai solusi yang mendukung distribusi produk lokal sekaligus memudahkan masyarakat mengakses kuliner khas dari berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya asal Pontianak yang dikenal dengan kulinernya yang beragam, mulai dari aneka oleh-oleh makanan khas hingga camilan tradisional.
Chief Marketing Officer Lion Parcel Kenny Kwanto mengatakan, Lion Parcel berkomitmen mendukung pelaku usaha lokal untuk menjangkau pasar yang lebih luas melalui layanan logistik yang andal. Ia menyebut, Pontianak adalah salah satu contoh bagaimana produk lokal dapat berkembang lebih luas ketika didukung distribusi yang tepat.
"Untuk mendukung kebutuhan pengiriman makanan yang cenderung time sensitive, Lion Parcel menghadirkan layanan BOSSPACK dengan estimasi pengiriman satu hari untuk rute Pontianak-Jakarta dengan tarif mulai dari Rp25 ribu per kilogram," ujar Kenny dalam keterangan tertulis, Jumat, 26 Juni 2026.
Memperluas akses produk kuliner lokal
Selain itu, sebagai bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap produk kuliner lokal, Lion Parcel juga menghadirkan fitur Kulioner pada aplikasi Lion Parcel. Fitur ini memungkinkan pelanggan membeli beragam kuliner khas dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Pontianak, yang akan dikirim menggunakan Lion Parcel."Untuk menikmati layanan ini, pelanggan cukup download aplikasi Lion Parcel dan melakukan pemesanan langsung melalui menu Kulioner," ungkap dia.
Salah satu pelaku usaha di Pontianak yang memanfaatkan layanan Lion Parcel adalah pemilik Le Gita Cakes Djohan Halim. Sebagai salah satu pionir dan toko kue legendaris di Pontianak, Djohan menyadari pentingnya memilih mitra logistik yang tepat agar kualitas dan cita rasa khas Le Gita Cakes tetap terjaga sampai ke tangan pelanggan.
"Saya sudah menggunakan Lion Parcel cukup lama karena pengirimannya cepat dan aman. Yang paling saya apresiasi adalah timnya yang responsif, jadi kami bisa bekerja sama dengan baik untuk melayani pelanggan dan mengembangkan bisnis," kata Djohan.
(Pemilik toko Alfa Lim, Lim Mui Hong. Foto: Dok istimewa)
Bantu menjaga kelancaran bisnis
Dukungan logistik juga dirasakan oleh La Gramma, toko kue di Pontianak yang dikenal dengan produk kue lapis dan aneka kue kering. Bagi La Gramma, layanan pengiriman menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran bisnis, terutama saat permintaan melonjak pada momen perayaan seperti Tahun Baru Imlek dan Hari Raya Idulfitri."Lion Parcel sangat membantu, terutama fasilitas free pick up yang terjadwal setiap hari. Jadi tim kami bisa lebih fokus pada produksi dan melayani pelanggan. Selain itu, ketika volume pengiriman sedang tinggi dan ada kendala tertentu, Lion Parcel juga sangat responsif dalam membantu mencari solusi," ujar Head Admin La Gramma Rahmi Puspita Sari.
Selain pelaku usaha kue, manfaat layanan pengiriman juga dirasakan oleh toko oleh-oleh khas Pontianak. Seiring meningkatnya permintaan dari luar daerah, baik dari warga Pontianak yang merantau maupun pelanggan yang ingin mengirimkan oleh-oleh kepada keluarga dan kerabat di kota lain.
"Sejauh ini pengiriman paling banyak masih ke Jakarta. Saya selalu pakai Lion Parcel, karena selain pelayanannya baik, saya sudah dekat juga dengan timnya karena langganan sejak dulu. Kalau ada kiriman, tinggal hubungi aja. Mereka akan jemput," kata pemilik toko Alfa Lim, Lim Mui Hong.
Dengan dukungan layanan pengiriman yang andal, Kenny menjelaskan, pelaku usaha kuliner dan oleh-oleh di Pontianak kini memiliki peluang lebih besar untuk memperkenalkan produk khas daerah kepada pelanggan di berbagai kota. Ia mengatakan, layanan logistik membantu pelaku usaha memperluas pasar hingga mendukung ekonomi daerah.
"Tidak hanya membantu memperluas pasar, layanan logistik juga menjadi jembatan yang menghubungkan masyarakat dengan cita rasa khas Pontianak, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui distribusi yang semakin mudah dan efisien," ujar dia.