Bertambah, 4 Bandara Tutup Sementara Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Ilustrasi bandara. Foto: Unsplash.com/Bao Menglong.

Bertambah, 4 Bandara Tutup Sementara Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau

Fachri Audhia Hafiez • 6 September 2026 12:14

Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan empat bandara mengalami penutupan sementara. Hal ini akibat dampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Keempat bandara itu yakni Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma. Lalu, Bandara Radin Inten II Lampung dan Bandara Budiarto Curug.
 


"Perkembangan aktivitas tersebut mulai berdampak terhadap operasional penerbangan. Berdasarkan pemutakhiran status operasional bandara pada Minggu, 6 September 2026, pukul 07.41 WIB, empat bandara mengalami penutupan sementara sebagai langkah keselamatan penerbangan," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangannya, Minggu, 6 September 2026.

Rincian penutupan operasional mencakup Bandara Soekarno-Hatta (CGK) pada pukul 02.08–09.30 WIB, Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) pukul 07.20–10.00 WIB, Bandara Radin Inten II Lampung (TKG) pukul 04.18–10.00 WIB, serta Bandara Budiarto Curug (RTO) pada pukul 06.48–09.30 WIB.


Laporan BNPB terkait wilayah terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Foto: Tangkapan layar.

Penutupan tersebut dilakukan sebagai langkah keselamatan menyusul sebaran abu vulkanik di ruang udara. Status operasional masing-masing bandara dapat berubah mengikuti perkembangan sebaran abu, kondisi ruang udara, dan hasil pemantauan keselamatan penerbangan. 

"Masyarakat pengguna jasa penerbangan diharapkan memantau informasi terbaru dari operator bandara dan otoritas penerbangan sebelum melakukan perjalanan," imbau Berton.

(Fachri Audhia Hafiez)