Pencarian 20 Korban KM Nurul Salsa Terkendala Cuaca

Proses pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Minggu, 19 Juli 2026. Metrotvnews.com/ Muhammad Syawaluddin

Pencarian 20 Korban KM Nurul Salsa Terkendala Cuaca

Muhammad Syawaluddin • 19 July 2026 12:13

Makassar: Operasi pencarian 20 korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di perairan sebelah barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar masih berlangsung. Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan kendala dalam pencarian hari kelima adalah kondisi cuaca. 

"Kendala-kendala hari ini di masalah cuaca yang sangat ekstrem informasi dari KN Puntadewa dari Maumere pukul 08.00 WITA tadi kendalanya di ombak yang cukup besar 2-3 meter dengan kecepatan angin 26 knot," katanya, di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, 19 Juli 2026.

Meski menghadapi kendala di lapangan, tim SAR gabungan tetap melanjutkan pencarian korban KM Nurul Salsa. Sebanyak empat alut atau kapal dikerahkan untuk menyisir perairan di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.
 


Pada operasi hari kelima, tim SAR gabungan memperluas area pencarian menjadi 1.305 nautical mile persegi (nm²) yang terbagi dalam empat sektor.

Operasi pencarian juga diperkuat dengan bergabungnya KRI Marlin 877 dari Makassar yang sebelumnya telah melakukan pencarian pada hari kedua. Selain itu, KRI Hiu 634 dari Palu turut dikerahkan untuk membantu proses pencarian.

"Penambahan unsur ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyisiran di area operasi," ujarnya.

Pencarian dilakukan berdasarkan Search and Rescue Marine Prediction (SARMAP) dengan membagi area operasi menjadi empat sektor. Masing-masing sektor memiliki luas sekitar 337,5 nautical mile persegi (nm²).

"Penyisiran di setiap sektor terdiri dari KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin 877, dan KRI Hiu 634," ungkapnya. 


Proses pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan, Minggu, 19 Juli 2026. Metrotvnews.com/ Muhammad Syawaluddin


Hingga saat ini, dari total 78 orang di atas KM Nurul Salsa, sebanyak 57 orang berhasil ditemukan selamat dan satu orang meninggal dunia. Sementara itu, 20 orang lainnya masih dalam proses pencarian.

Operasi SAR melibatkan ratusan personel dari berbagai unsur, di antaranya Kantor Basarnas Makassar, Pos SAR Selayar, Kantor Basarnas Kendari, Kantor Basarnas Maumere, TNI AL, TNI AU, Polair, BPBD Kepulauan Selayar, Syahbandar, SROP Selayar, hingga ABK kapal-kapal SAR. Kapal-kapal nelayan juga turut membantu pencarian.

Sultan mengimbau seluruh unsur yang terlibat dalam operasi agar tetap mengutamakan keselamatan. Pasalnya, kondisi perairan Selayar masih dipengaruhi gelombang setinggi 2 hingga 3 meter yang cukup menyulitkan proses pencarian.

"Operasi pencarian akan terus dilanjutkan dengan evaluasi harian berdasarkan perkembangan di lapangan dan hasil penyisiran pada setiap sektor pencarian," tutupnya. 

(Silvana Febiari)