Ilustrasi. (Medcom.id)
Cuaca Sumut Hari Ini: Sebagian Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan
Silvana Febiari • 20 July 2026 07:00
Medan: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian wilayah Sumatra Utara (Sumut) berpotensi diguyur hujan intensitas ringan hingga sedang pada Senin, 20 Juli 2026, terutama sore dan malam hari.
Prakirawan BBMKG Wilayah I Ilham Haris mengatakan cuaca di Sumatra Utara pada pagi hari rata rata berawan dan berpotensi hujan ringan di Nias, Nias Selatan, pantai timur, lereng timur dan bagian selatan Sumatera Utara.
"Masyarakat diimbau tetap waspada potensi terjadinya hujan ringan hingga lebat yang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan di Sumatra Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor," kata Ilham, dilansir dari Antara, Senin, 20 Juli 2026.
Baca Juga :
Pada siang hingga sore hari berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di hampir seluruh wilayah Sumatra Utara.
Saat malam hari, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di seluruh wilayah Sumatra Utara. Sementara itu, kondisi dini hari diprakirakan umumnya berawan.
Suhu udara di Sumatra Utara diprakirakan berkisar 13-31 derajat Celsius dengan kelembapan 60-100 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan 3-15 kilometer per jam.

Prakirawan BBMKG wilayah I Ilham Haris memaparkan prakiraan cuaca Sumatera Utara untuk Senin, 19 Juli 2026 ANTARA/Juraidi
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Christen Marpaung menyebutkan daerah belokan angin dan konvergensi mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumatra Utara.
Suhu muka laut yang hangat di perairan barat dan selatan Sumatra berpotensi meningkatkan penguapan. Kondisi tersebut dapat menambah kandungan uap air di atmosfer.
Beberapa kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Sumatra Utara.
Pola angin di wilayah Sumatra Utara umumnya bergerak dari tenggara ke barat laut. Kecepatan angin berkisar dari 5-30 knot.
Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan gelombang tinggi di sejumlah perairan Sumatra Utara dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter. Wilayah yang terdampak meliputi perairan timur dan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, serta Samudra Hindia barat Kepulauan Nias.