Meningkat, Pemprov DKI Salurkan 210 Sapi dan 10 Kambing Tahun Ini

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat dijumpai di RPH Dharma Jaya, Jakarta Timur, Selasa (26/5/2026). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.

Meningkat, Pemprov DKI Salurkan 210 Sapi dan 10 Kambing Tahun Ini

Achmad Zulfikar Fazli • 26 May 2026 18:37

Jakarta: Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyebut jumlah hewan kurban yang disalurkan melalui Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pada Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi meningkat daripada tahun lalu. Total ada 210 sapi yang akan disalurkan pada tahun ini.

"Kalau tahun lalu Pemprov DKI menyalurkan 160 ekor sapi, tahun ini menjadi 210 ekor sapi dan 10 kambing. Rinciannya, 160 sapi dari BUMD, 44 sapi dari Baznas Bazis, serta 6 sapi dari HIPMI,” kata Rano saat dijumpai di Jakarta Timur, dilansir dari Antara, Selasa, 26 Mei 2026.

Rano meminta 744 petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban untuk menjalankan tugas dengan teliti dan bertanggung jawab. Dia juga meminta para petugas memastikan seluruh pemeriksaan dilakukan sesuai dengan standar kesehatan hewan pada tahap antemortem maupun postmortem.

Apabila ditemukan indikasi penyakit atau pelanggaran, petugas diminta segera lakukan koordinasi dan pelaporan agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat bersama perangkat wilayah serta unsur terkait lainnya.

"Saya meyakini bahwa pelayanan terbaik kepada masyarakat juga tercermin dari bagaimana kita menjaga pelaksanaan ibadah kurban ini dengan baik. Kurban bukan sekadar proses penyembelihan hewan, tetapi juga tentang menghadirkan kepedulian, kebersamaan, dan rasa aman bagi warga," ungkap Rano.


Ilustrasi hewan kurban. Metro TV/Rifda

Baca Juga: 

Pemprov DKI Terjunkan 744 Petugas untuk Pastikan Daging Kurban Aman dan Halal

Terkait pengelolaan limbah kurban, Rano memastikan pengawasan dilakukan di lokasi pemotongan untuk mencegah pembuangan limbah sembarangan, termasuk ke saluran air dan sungai.

“Biasanya setelah penyembelihan dibuat lubang untuk menampung darah. Untuk limbah organ hewan umumnya dikubur di tempat pembuangan limbah. Pengawasan pasti ada,” jelas dia.

(Achmad Zulfikar Fazli)