Kemenag Jabar Pastikan Natal 2025 Berjalan Damai, 208 Masjid Ramah Pemudik Disiapkan

Kendaraan melintas di Tol Cikopo - Palimanan (Cipali) -ist

Kemenag Jabar Pastikan Natal 2025 Berjalan Damai, 208 Masjid Ramah Pemudik Disiapkan

Roni Kurniawan • 22 December 2025 18:09

Bandung: Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jawa Barat memastikan kesiapan pelaksanaan Perayaan Natal 2025 dan libur Tahun Baru 2026 (Nataru) berjalan aman, damai, dan penuh toleransi. Sejumlah langkah koordinatif telah dilakukan bersama lintas instansi salah satunya menyiapkan 208 masjid ramah bagi pemudik di 27 kabupaten/kota se-Jabar.

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jabar, Mohammad Ali Abdul Latif mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Katolik dan Kristen di seluruh Jawa Barat. Dari total 27 kabupaten/kota, terdapat ratusan gereja yang akan melaksanakan ibadah Natal.

"Untuk pelaksanaan Natal, kami sudah berkoordinasi dengan Pembimas Katolik dan Kristen di Jawa Barat. Tercatat ada sekitar 300 gereja Kristen dan 169 gereja Katolik yang akan melaksanakan perayaan Natal bersama jemaatnya," ujar Ali di Kanwil Kemenag Jabar, Jalan Sudirman, Kota Bandung, Senin, 22 Desember 2025.

Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Jabar, Mohammad Ali Abdul Latif. (Metrotvnews.com/ Roni K)

Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Kemenag kabupaten/kota untuk bersama-sama menjaga kerukunan umat beragama, sekaligus memberikan dukungan kepada umat Kristiani agar pelaksanaan ibadah Natal dapat berlangsung dengan baik dan khidmat.

"Yang utama adalah menjaga harmonisasi dan kerukunan umat beragama, serta membantu saudara-saudara kita yang akan melaksanakan ibadah Natal agar berjalan dengan aman dan lancar," kata Ali.

Tidak hanya fokus pada perayaan keagamaan, Kemenag Jabar juga turut mendukung kelancaran arus mudik dan wisata selama libur nataru. Sebanyak 208 masjid ramah pemudik disiapkan sebagai tempat istirahat bagi masyarakat.

"Untuk mendukung Nataru, kami menyiapkan 208 masjid ramah pemudik yang berfungsi sebagai rest area. Lokasinya tersebar di jalur Pantura, jalur selatan, hingga kawasan wisata tertentu,” jelas Ali.

Menurut Ali, masjid-masjid tersebut dilengkapi fasilitas dasar seperti tempat istirahat, toilet, dan air bersih, sehingga dapat dimanfaatkan oleh pemudik lintas agama selama perjalanan. Masjid tersebut berada di sepanjang pantura hingga daerah-daerah wisata sepanjang jalur selatan.  Ali menuturkan, Kanwil Kemenag Jabar juga telah mengikuti rapat koordinasi Operasi Lilin Lodaya 2025 bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Polda Jawa Barat. Hal itu guna memastikan perayaan Natal dapat berjalan dengan baik dengan adanta koordinasi bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jabar.

"Kami bersama-sama melaksanakan persiapan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kemarin telah dilakukan rapat koordinasi Operasi Lilin Lodaya 2025, di mana Kementerian Agama menyampaikan komitmen untuk mendukung pelaksanaan Natal bagi saudara-saudara kita," beber Ali.

Ali mengimbau seluruh masyarakat Jawa Barat untuk menjaga suasana kondusif selama perayaan akhir tahun. Ali berharap, masyarakat Jabar mengedepankan sikap toleransi dan saling menjaga tanpa adanya pengaruh pihak lain.

"Kami mengajak seluruh masyarakat Jawa Barat untuk bersama-sama menjaga kerukunan. Mari kita rayakan Tahun Baru dengan damai, aman, dan tenteram. Jadikan Jawa Barat sebagai wilayah silih asah, silih asih, dan silih asuh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," ungkap Ali.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)