Israel perkuat kehadiran pasukannya di Tepi Barat. Foto: EPA
Militer Israel Perkuat Pasukan di Tepi Barat, 26 Batalion Dikerahkan
Muhammad Reyhansyah • 27 August 2026 18:19
Tel Aviv: Militer Israel memperkuat kehadiran pasukannya di Tepi Barat yang diduduki dengan meningkatkan jumlah batalion yang dikerahkan menjadi 26.
Menurut laporan Channel 12 Israel, Kamis, 27 Agustus 2026, penambahan pasukan tersebut dilakukan tanpa menjelaskan skala maupun alasan di balik penguatan militer itu.
Di sisi lain, Komisi Perlawanan terhadap Tembok dan Permukiman Palestina mengatakan otoritas Israel menyita sekitar 15 dunam atau 1,5 hektare lahan milik Kota Al-Bireh di Tepi Barat.
"Lahan itu akan digunakan untuk membangun jalur keamanan sepanjang hampir 4 kilometer yang mengelilingi sebuah permukiman Israel di tanah Jabal al-Taweel, sebelah timur kota," kata komisi tersebut, dikutip dari Anadolu.
Pembangunan jalur tersebut disebut akan menciptakan "zona penyangga baru" di sekitar permukiman dan membatasi akses warga Palestina ke lahan di antara kawasan permukiman dan jalur tersebut.
Berdasarkan penilaian awal terhadap peta, perintah militer Israel itu tidak hanya menyita lahan secara langsung, tetapi juga membatasi akses Palestina ke lebih dari 380 dunam atau 38 hektare lahan yang berada di antara bangunan permukiman dan jalur yang ditetapkan.
Komisi tersebut mengatakan langkah itu merupakan bagian dari kebijakan yang semakin meluas sejak 7 Oktober 2023.
Menurut mereka, otoritas Israel telah menerbitkan 46 perintah militer untuk membangun zona penyangga di sekitar permukiman sejak periode tersebut.
Komisi menilai zona penyangga tersebut semakin digunakan sebagai mekanisme rutin untuk memperluas kendali permukiman atas lahan Palestina, tanpa perlu pembangunan langsung ataupun perubahan status kepemilikan lahan secara formal.