Ilustrasi. Foto: Dok MI
IHSG Dibuka Naik 13 Poin ke Level 6.535
Eko Nordiansyah • 28 August 2026 09:27
Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami penguatan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat, 28 Agustus 2026, IHSG berada di zona hijau sebesar 6.535,719.
IHSG dibuka menguat 13,97 poin atau 0,21 persen. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 1,99 poin atau 0,31 persen ke posisi 643,06.
Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.20 WIB, IHSG juga bergerak menguat sebanyak 13,906 poin setara 0,21 persen ke level 6.535,656. IHSG berada di level tertinggi 6.557 dan terendah di 6.518.
Sebanyak 298 saham menguat pada perdagangan pagi ini. Adapun sebanyak 229 saham emiten lainnya melemah, dan 201 saham stagnan.
Untuk sementara, total transaksi yang tercatat sebanyak Rp2,431 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 6,334 miliar saham. Adapun kapitalisasi pasar mencapai Rp11.492,746 triliun.
Baca Juga :
Rupiah Dibuka Menguat ke Rp17.688/USD Jumat Pagi
.jpg)
(Ilustrasi. Foto: MI/Usman Iskandar)
IHSG diperkirakan cenderung mixed
Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin, 27 Agustus 2026, IHSG ditutup menguat 116,07 poin atau 1,81 persen ke level 6.521,75.Penguatan IHSG didorong oleh respons positif pelaku pasar terhadap komitmen politik pengesahan RUU Perampasan Aset yang ditargetkan rampung pada Desember 2026. Selain itu Bank Indonesia diproyeksi akan mempertahankan suku bunga BI Rate di level 5,75 persen hingga akhir 2027.
Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, tercermin dari Dow Jones naik 0,20 persen, S&P 500 menguat 0,72 persen, dan Nasdaq melonjak 1,57 persen. Penguatan didorong oleh penguatan saham-saham sektor teknologi, khususnya dipicu oleh kinerja moncer dan proyeksi pendapatan Nvidia yang melonjak 70 persen seiring tingginya permintaan komputasi AI.
Sentimen positif ini turut menular dan mendongkrak ekosistem pendukung AI lainnya, mulai dari produsen cip seperti Broadcom dan Intel, perusahaan hyperscaler seperti Microsoft dan Oracle, hingga emiten perangkat lunak infrastruktur yang mencatatkan kenaikan signifikan seperti Salesforce, CrowdStrike, Palo Alto, dan Palantir.
“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih cenderung mixed sembari mencermati perkembangan tensi geopolitik dan pergerakan nilai tukar Rupiah,” sebut analis FAC Sekuritas dalam risetnya.