Sharia Economic Forum Dorong Indonesia sebagai Pusat Syariah Dunia

Menteri Agama Nasaruddin Umar di acara Sharia Economic Forum. Foto: Metrotvnews.com/Duta Erlangga

Sharia Economic Forum Dorong Indonesia sebagai Pusat Syariah Dunia

Ade Hapsari Lestarini • 12 February 2026 12:39

Jakarta: Sharia Economic Forum Metro TV menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat ekonomi syariah dunia melalui penguatan tata kelola dana umat, optimalisasi potensi domestik, dan ekspansi ke pasar global.

Hal tersebut disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar di acara Sharia Economic Forum bertajuk "Accelerating Growth and Prosperity: Path to Global Impact", Kamis, 12 Februari 2026.

Pertama, dari sisi tata kelola, pemerintah menggagas pembentukan Lembaga Pengelola Dana Umat (LPDU) sebagai umbrella institution untuk mengoordinasikan zakat, wakaf, dan dana sosial keagamaan lainnya.

Langkah ini bertujuan menghilangkan tumpang tindih penyaluran bantuan, meningkatkan efisiensi distribusi, serta mendorong pengelolaan yang profesional dan terintegrasi. Dengan potensi dana sosial syariah yang besar, sinergi antara zakat, wakaf, pajak, dan filantropi lintas agama diyakini mampu memperkuat penanganan kemiskinan dan ketimpangan sosial.
 


Kedua, secara makro, Indonesia dinilai memiliki fondasi kuat untuk menjadi nomor satu dalam ekonomi syariah global. Meski saat ini berada di peringkat ketiga dunia, potensi pasar domestik yang besar, pertumbuhan ekonomi stabil di atas lima persen, serta estimasi potensi dana syariah hingga Rp500 triliun menjadi modal strategis untuk melampaui negara lain seperti Malaysia dan Arab Saudi.

Sektor unggulan seperti fesyen muslim dan pariwisata halal juga dinilai belum digarap optimal dan berpeluang berkembang lebih besar melalui ekspansi internasional.


Pemred Metro TV Budiyanto (kiri) menyerahkan plakat resin kepada Menteri Agama Nasaruddin Umar (tengah) dan Pendiri dan Ekonom Senior INDEF Didin S. Damanhuri (kanan) di acara Sharia Economic Forum bertajuk "Accelerating Growth and Prosperity: Path to Global Impact", Kamis, 12 Februari 2026. Foto: Metrotvnews.com/Duta Erlangga

Ketiga, ekonomi syariah diposisikan bukan semata sebagai sistem ekonomi berbasis komunitas muslim, melainkan sebagai solusi global yang menjunjung prinsip keadilan sosial, keadilan ekonomi, dan win-win solution. Fakta konsep ekonomi syariah berkembang pesat di negara nonmuslim menunjukkan daya tarik dan relevansinya secara universal.

Secara keseluruhan, forum ini menegaskan Indonesia memiliki legitimasi demografis, kekuatan ekonomi, dan potensi keuangan sosial untuk menjadi role model sekaligus pilot project ekonomi syariah dunia. Tantangannya kini terletak pada konsolidasi kebijakan, integrasi kelembagaan, serta strategi ekspansi global yang terarah dan terukur.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Misbahol Munir)