Viral, Oknum Satpol PP Merokok di Ruang Laktasi Alun-Alun Kota Malang

Tangkapan layar video oknum anggota Satpol PP merokok di ruang laktasi Alun-Alun Merdeka Kota Malang yang viral di media sosial.

Viral, Oknum Satpol PP Merokok di Ruang Laktasi Alun-Alun Kota Malang

Daviq Umar Al Faruq • 10 February 2026 09:19

Malang: Video yang memperlihatkan dugaan oknum anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) merokok di ruang laktasi Alun-Alun Merdeka Kota Malang viral di media sosial. Video tersebut diduga direkam oleh seorang ibu yang tengah menggendong bayinya dan hendak menyusui. 

“Lagi di Alun-alun sambil bawa bayi, niatnya mau menyusui tapi kok ruang laktasinya dibuat merokok bapak-bapak ini,” kata perekam sembari melihatkan sejumlah pria merokok di ruang laktasi.

Kepala Satpol PP Kota Malang Heru Mulyono membenarkan peristiwa dalam video tersebut. Personel yang diduga terlibat sudah dipanggil untuk menjalani proses internal.
 


“Secara internal personel yang bersangkutan sudah diproses secara kode etik Satpol PP sesuai Pemendagri 16 tahun 2023,” kata Heru saat dikonfirmasi, Senin, 9 Februari 2026.

Heru belum membeberkan bentuk sanksi maupun jumlah anggota yang diperiksa. Ia menyebut informasi itu tidak bisa disampaikan ke publik.

“Mohon maaf, merupakan informasi yang dikecualikan untuk dipublikasikan,” tutur Heru.

Terkait aturan kawasan tanpa rokok di Alun-alun Merdeka, Heru meminta agar hal tersebut ditanyakan kepada pengelola. Meski begitu, ia memastikan pembinaan internal tetap berjalan.

“Namun yang jelas, pembinaan personel secara internal sudah kami lakukan,” tegas Heru.


Tangkapan layar video oknum anggota Satpol PP merokok di ruang laktasi Alun-Alun Merdeka Kota Malang yang viral di media sosial.


Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang Gamaliel Raymond Hatigoran mengatakan larangan merokok sebenarnya sudah diberlakukan. Namun, ia mengakui sosialisasi kepada pengunjung masih belum maksimal.

“Sebenarnya sudah kami berlakukan larangan merokok di beberapa sudut. Namun sosialisasinya kurang, kami juga masih proses menyiapkan papan larangannya,” kata Raymond.

Raymond menyebut sejumlah titik memang harus steril dari asap rokok karena banyak dikunjungi anak-anak. Area itu meliputi plaza air mancur, rumput, ruang laktasi, hingga wahana bermain.

“Karena memang area tersebut membahayakan, apalagi sebagian besar pendatang di Alun-alun adalah anak-anak maka kami imbau agar perokok bisa mematuhi larangan tersebut,” jelas Raymond.

DLH juga telah menyiapkan lokasi khusus bagi pengunjung yang ingin merokok. Tempatnya berada di beberapa sudut alun-alun agar tidak mengganggu pengunjung lain.

“Kami sudah siapkan di empat sisi, di pojok-pojok Alun-alun Merdeka beserta kami siapkan juga tempat sampahnya. Kami harap pengujung selain menjaga lingkungan, juga bisa mengaja kesehatan bersama, dengan tidak merokok di area yang dilarang,” ungkap Raymond.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)