Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Sjahrir. Foto: Metrotvnews.com/Duta Erlangga.
Diminta Prabowo Kerek RoA 7%, Danantara Bakal Fokus Proyek 'High Return'
Husen Miftahudin • 14 February 2026 14:28
Jakarta: Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) merespons permintaan Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan tingkat pengembalian aset atau Return On Assets (ROA) mencapai tujuh persen bagi Danantara.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Sjahrir mengatakan target tersebut menjadi sinyal agar Danantara dapat meningkatkan standar investasi, dan lebih selektif dalam memilih proyek-proyek strategis dan 'high return'.
"Ya bagus, dengan adanya ekspektasi lebih tinggi, juga kita akan fokus kepada proyek-proyek yang lebih high return dengan impact yang sama. Kita juga akan sekarang barrier-nya akan lebih tinggi lagi, standar-standarnya dinaikin," ucap Pandu saat diwawancarai di Wisma Danantara, Jakarta, dikutip dari Antara, Sabtu, 14 Februari 2026.
Pandu menegaskan, target yang telah ditetapkan oleh Presiden Prabowo akan menjadi acuan baru bagi target kinerja Danantara Indonesia ke depan.
"Ya dikasih angka segitu, ya itu targetnya, kan udah Januari (2026). Ya angka itulah sekarang menjadi ROA yang baru," sebut Pandu.
| Baca juga: Puji Kinerja, Prabowo Langsung Tantang Danantara Cetak RoA 7% |

(Wisma Danantara Indonesia. Foto: dok Danantara)
Ketegasan Rosan tingkatkan RoA 7%
Dalam pidatonya di acara Indonesia Economic Outlook 2026, Presiden Prabowo Subianto secara langsung menyampaikan kepada CEO Danantara Rosan Roeslani untuk dapat mencapai target ROA di level tujuh persen. "Saya menuntut Return On Asset (ROA) ya tujuh persen," tegas Prabowo.
Merespons pernyataan tersebut, Rosan Roeslani hanya berekspresi tersenyum, sehingga memancing Prabowo lanjut meminta ketegasan komitmen dari pemimpin tertinggi Danantara tersebut. "Lah kenapa senyum? Kepala Danantara, bisa?" tanya Prabowo.
Selanjutnya, Rosan langsung menyambut pertanyaan tersebut dengan menyampaikan kata "Siap".
Tidak berhenti di situ, Presiden kembali menegaskan agar jawaban tersebut disampaikan lebih mantap. "Kok siapnya kurang tegas gitu ya? Siap! gitu loh, percaya sama saya, kalian sendiri akan kaget," ujar Prabowo.
Diketahui, Return On Asset (ROA) merupakan rasio keuntungan yang mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba bersih dari total aset atau kekayaan yang dimilikinya. ROA akan menunjukkan seberapa efisien manajemen menggunakan aset untuk menghasilkan keuntungan. Semakin tinggi persentase ROA, semakin efektif perusahaan dalam mengelola asetnya.