Pramono Pastikan Tetap Subsidi TransJabodetabek Meski Ada Penyesuaian Tarif

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metrotvnews/Rifda Muthia Zahra.

Pramono Pastikan Tetap Subsidi TransJabodetabek Meski Ada Penyesuaian Tarif

Rifda Muthia Zahra • 10 June 2026 11:49

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan subsidi bus TransJabodetabek tetap ada. Rencana penyesuaian tarif masih dimatangkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.

"Segera kami putuskan. Tapi saya ingin meluruskan karena sekarang ini bahkan kemarin Bapak Wali Kota Bekasi juga telepon ke saya secara pribadi jangan sampai kemudian tidak disubsidi. Enggak mungkin enggak disubsidi," ujar Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Pramono Anung di RS Bunda Jakarta, Rabu, 10 Juni 2026.
 


Evaluasi tarif ini cukup mendesak karena nominal saat ini memicu pembengkakan subsidi, terutama pada rute strategis. Salah satunya, yaitu tarif rute Blok M menuju Bandara Soekarno-Hatta yang dinilai sudah tidak realistis dibandingkan moda transportasi lainnya.

"Blok M ke Soekarno-Hatta kan sekarang 3.500, koper juga bisa naik ke bus. Bahkan dibandingkan dengan Damri yang paling murah kan Rp80.000, taksi rata-rata Rp200.000. Kalau kemudian Rp3.500 untuk parkir di Soekarno-Hatta saja tidak cukup," kata Pramono.

Selain itu, besarnya beban anggaran DKI Jakarta juga dipicu oleh faktor infrastruktur pendukung. Saat ini, Pemprov DKI harus menanggung biaya pemeliharaan halte-halte bus yang berada di luar wilayah administrasi Jakarta.

"Itulah yang menjadi penyebab kemudian kenapa ada akan ada penyesuaian," kata Pramono.


Ilustrasi Transjakarta. Foto: MI/Angga.

Meskipun ada penyesuaian harga, Pemprov DKI memastikan nominal tarif baru tetap terjangkau warga. Kebijakan ini dipastikan tetap mengutamakan kenyamanan jutaan warga yang menggantungkan mobilitas hariannya pada transportasi publik.

"Tetapi prinsipnya pasti saya mempertimbangkan dengan sungguh-sungguh tidak membuat orang kemudian beralih kepada kendaraan pribadi kembali," tutur Pramono.

(Gabriella Thesa Widiari)