Kekeringan Melanda Banyumas, BNPB Kirim 27 Ribu Liter Air Bersih

Petugas BPBD Kabupaten Banyumas mendistribusikan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di Kelurahan Sokanegara, Kecamatan Purwokerto Timur, Banyumas, Jawa Tengah, Minggu, 6 Juli 2026. ANTARA/HO-BPBD Banyumas

Kekeringan Melanda Banyumas, BNPB Kirim 27 Ribu Liter Air Bersih

Silvana Febiari • 3 August 2026 09:04

Banyumas: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan sedikitnya 27.000 liter air bersih sudah disalurkan untuk mengatasi kekeringan di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan bantuan air bersih disalurkan menggunakan lima truk oleh BPBD Kabupaten Banyumas secara simultan hingga Sabtu malam, 1 Agustus, 2026.

"BPBD bersama pemerintah desa dan relawan bergerak cepat memenuhi kebutuhan dasar air bersih bagi warga terdampak," kata Abdul, dilansir dari Antara, Senin, 3 Agustus 2026. 


Penurunan curah hujan menyebabkan sejumlah sumber air warga mengering. Hal ini menyebabkan mereka kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.

Direktorat Pengendalian Operasi BNPB melaporkan penyaluran air bersih tersebut mencakup wilayah Grumbul Tembelang, Desa Sudimara, Kecamatan Cilongok 4.000 liter yang bersumber dari Perumda Pabuwaran.

Selain pemukiman warga, bantuan 8.000 liter air bersih juga didistribusikan ke Pondok Pesantren Hidayatul Kholil dan Pondok Pesantren An Najah Desa Rancamaya, Kecamatan Cilongok.


Ilustrasi kekeringan. Foto: Dok. MGN.


Tim BPBD turut mendistribusikan masing-masing 5.000 liter air ke Desa Langgongsari dan Cipete di Kecamatan Cilongok, serta Desa Jingkang, Kecamatan Ajibarang.

"BNPB mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kekeringan," ujar Abdul.

Ia juga mengingatkan pemerintah daerah untuk terus memantau kondisi air, mengoptimalkan lokasi distribusi, serta mengedukasi masyarakat agar menghemat penggunaan air selama musim kemarau.

(Silvana Febiari)