Ilustrasi Medcom.id
Doa Memohon Kemudahan Melunasi Utang dalam Islam
Putri Purnama Sari • 4 August 2026 07:57
Jakarta: Memiliki utang merupakan hal yang diperbolehkan dalam Islam selama dilakukan dengan cara yang benar dan disertai niat untuk melunasinya. Namun, ketika utang mulai menjadi beban, seorang muslim dianjurkan untuk terus berikhtiar sembari memohon pertolongan kepada Allah SWT melalui doa.
Rasulullah SAW mengajarkan sejumlah doa yang dapat diamalkan agar Allah SWT memberikan kemudahan dalam melunasi utang, melapangkan rezeki, dan menjauhkan dari kesulitan finansial. Selain berdoa, umat Islam juga tetap diwajibkan berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi kewajiban membayar utang.
Doa Pelunas Utang
Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW adalah memohon perlindungan kepada Allah SWT dari dosa dan beban utang.

Allahumma inni a‘udzu bika minal ma'tsami wal maghram.
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan dosa dan beban utang." (HR Bukhari No. 2397 dan HR Muslim No. 5)
Mengapa Rasulullah SAW Sering Membaca Doa Ini?
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW diketahui sering memohon perlindungan dari lilitan utang. Ketika ditanya mengenai hal tersebut, beliau menjelaskan bahwa seseorang yang terlilit utang berpotensi berkata dusta ketika berbicara dan mengingkari janji ketika berjanji.
Karena itu, Islam mengajarkan agar umatnya berhati-hati dalam berutang serta berusaha melunasinya secepat mungkin.
Keutamaan Mengamalkan Doa Melunasi Utang
Membaca doa ini memiliki beberapa hikmah, di antaranya:
- Memohon pertolongan Allah SWT agar diberi kemudahan melunasi utang.
- Meminta perlindungan dari dosa dan kesulitan akibat beban utang.
- Menumbuhkan ketenangan hati dalam menghadapi persoalan ekonomi.
- Mengingatkan pentingnya menjaga amanah dan memenuhi kewajiban kepada sesama.
Ikhtiar Selain Berdoa
Berdoa hendaknya diiringi dengan usaha nyata agar utang dapat segera terlunasi. Beberapa ikhtiar yang dapat dilakukan antara lain:
- Menyusun prioritas pembayaran utang.
- Mengelola keuangan dengan lebih bijak.
- Menghindari utang baru yang tidak mendesak.
- Memperbanyak sedekah sesuai kemampuan.
- Bekerja dan mencari rezeki yang halal.