Ledakan Pipa Gas di Indragiri Hilir, 10 Warga Terluka

Api membumbung tinggi hingga 15 meter pada Jalan Lintas Timur di Inderagiri Hilir akibat meledaknya pipa gas PT TGI. ANTARA/HO-Polres Inhil

Ledakan Pipa Gas di Indragiri Hilir, 10 Warga Terluka

Lukman Diah Sari • 4 January 2026 17:49

Pekanbaru: Sebanyak 10 orang mengalami luka-luka akibat ledakan pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, pada Jumat, 2 Januari 2026. Ledakan disertai kobaran api itu juga membakar bangunan dan sejumlah kendaraan yang berada di sekitar lokasi.

Kepala Kepolisian Resor Indragiri Hilir, AKBP Farouk Oktora, menyampaikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis intensif.

“Dari total 10 korban luka, enam di antaranya menderita luka bakar. Sementara itu, empat orang lainnya mengalami luka ringan akibat terjatuh saat berupaya menyelamatkan diri dari kobaran api yang membumbung tinggi,” kata Farouk dalam keterangan di Pekanbaru, Minggu, 4 Januari 2026, melansir Antara.


Api membumbung tinggi hingga 15 meter pada Jalan Lintas Timur di Inderagiri Hilir akibat meledaknya pipa gas PT TGI. ANTARA/HO-Polres Inhil

Selain korban luka, tercatat lima truk dan lima sepeda motor yang sedang terparkir di kios pinggir Jalan Lintas Sumatra ikut hangus terbakar karena jaraknya dekat dengan pusat ledakan. Kebakaran juga menghanguskan tiga bangunan usaha milik warga, masing-masing bengkel ban, tempat pencucian motor, serta bangunan penampungan buah sawit.

Meski api sempat menyembur tinggi, kobaran api tidak merembet lebih jauh ke permukiman warga yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi pipa gas yang bocor. Arus lalu lintas yang menghubungkan Provinsi Riau dan Jambi sempat ditutup total demi keamanan selama proses penanganan insiden.

“Situasi saat ini sudah aman dan jalur lintas timur Sumatra tersebut telah dibuka kembali secara normal untuk kendaraan,” kata dia.

Insiden bermula pada Jumat sekitar pukul 16.00 WIB ketika warga mendengar suara dentuman keras. Tak lama kemudian, api terlihat menyembur hingga setinggi 15 meter akibat kebocoran pipa gas bawah tanah tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan penyebab kebocoran.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)