Bantuan Terus Mengalir untuk Warga Terdampak Bencana di NTT

Bantuan logistik untuk warga terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalir. Foto: Dok. Istimewa.

Bantuan Terus Mengalir untuk Warga Terdampak Bencana di NTT

Achmad Zulfikar Fazli • 14 September 2026 00:00

Jakarta: Bantuan logistik untuk warga terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalir. Bantuan disalurkan kepada 163 kepala keluarga di Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Sikka.

Gerakan yang dilakukan Biru Muda Project (BMP) bersama Timur Network itu berawal dari penggalangan dana yang berlangsung pada 16 Agustus hingga 1 September 2026. Setelah penggalangan selesai, bantuan disiapkan dan didistribusikan langsung ke masyarakat terdampak.

Pada 3 September 2026, penyaluran dilakukan di Kampung Muwur, Desa Golo Munga, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur.
 


Sebanyak 86 keluarga menerima berbagai kebutuhan pokok, di antaranya beras, mi instan, telur, minyak goreng, gula, kebutuhan kebersihan, popok bayi, serta kebutuhan untuk kelompok lansia.

Dalam proses tersebut, pihaknya membantu menghubungkan tim penyalur dengan masyarakat setempat sekaligus mendukung proses distribusi bantuan di lapangan.

Penyaluran berikutnya dilakukan di Dusun Hubing, Desa Iligai, Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka,  pada 5 September 2026.

Sebanyak 77 keluarga menerima bantuan berupa beras, telur, mi instan, air minum, minyak goreng, sabun mandi, sabun cuci, popok bayi, susu UHT, dan makanan untuk anak-anak.

Pembagian bantuan di Dusun Hubing dilakukan bersama kepala dusun dan ketua RT dengan melibatkan masyarakat setempat. Koordinasi tersebut dilakukan agar bantuan dapat disalurkan secara tertib dan diterima oleh keluarga yang terdampak.


Bantuan logistik untuk warga terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mengalir. Foto: Dok. Istimewa.

Ketua Umum Biru Muda Project Teuku Agassi Harsya mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian pihaknya terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.

“Kami ingin memastikan bahwa kepedulian yang datang dari berbagai pihak dapat sampai kepada masyarakat dalam bentuk bantuan yang nyata. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di NTT,” kata Teuku Agassi dalam keterangan tertulis, Minggu, 13 September 2026.

Sementara itu, Ketua Bidang Sosial Biru Muda Project Taufan Rumawan mengatakan proses penyaluran dilakukan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat di masing-masing lokasi.

Ketua Pelaksana Harsheena Gobind bersama Timur Network membantu memastikan koordinasi kegiatan berjalan hingga bantuan diterima oleh masyarakat di titik penyaluran.

Bantuan juga dirancang dengan memperhatikan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. Selain bahan pangan dan kebutuhan rumah tangga, bantuan mencakup popok bayi, susu, makanan anak, serta kebutuhan bagi lansia.

Aksi ini juga dilakukan sebagai bagian dari upaya membangun solidaritas dan memperkuat semangat saling membantu di tengah masyarakat.

Dari dua titik penyaluran di Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Sikka, 163 kepala keluarga telah menerima bantuan sebagai bagian dari rangkaian program BMP Tanggap Bencana NTT.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus menjadi ruang bagi masyarakat untuk saling membantu dan menghadirkan kepedulian secara nyata bagi mereka yang membutuhkan.

(Fachri Audhia Hafiez)