Kebakaran di Sekolah Kembangan Jakbar Diduga akibat Ledakan AC

Petugas membersihkan sisa kebakaran kelas 10 di SMK Al-Manshuriyah, Jalan Kembangan Raya, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (10/9/2026). ANTARA/Risky Syukur.

Kebakaran di Sekolah Kembangan Jakbar Diduga akibat Ledakan AC

Anggi Tondi Martaon • 10 September 2026 16:06

Jakarta: Kebakaran melanda salah satu ruang kelas di SMK Al-Manshuriyah, Jalan Kembangan Raya, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis siang, 10 September 2026. Kebakaran diduga akibat ledakan mesin pendingin (AC).

"Awalnya AC-nya keluar asap. Nah, tiba-tiba meledaknya gede banget, itu tuh benar-benar di belakang aku sekali," kata salah satu siswi kelas X SMK Al-Manshuriyah, Ajeng Natatilas, dikutip dari Antara, Kamis, 10 September 2026.

Ledakan itu membuat percikan api semakin besar. Hal itu membuat bagian AC meleleh.

"Awalnya ada percikan api. Percikan api makin gede, lama-lama makin banyak apinya, makin gede. Nah, terus dia kayak meledak lagi. Terus pada meleleh juga AC-nya," ungkap Ajeng.

Akibat ledakan itu, sebagian siswa panik. Bahkan, mereka sempat berusaha memadamkan api menggunakan air. 

Namun, upaya tersebut tidak berhasil. Api justru kian membesar, sehingga para siswa menyelamatkan diri ke luar kelas.

"Awalnya ada tindakan dulu, kayak pada keluar ngambil air buat pertolongan. Cuma itu nggak berhasil, malah makin gede apinya," ujar Ajeng.

Saat kejadian, terdapat sekitar 30 siswa di kelas tersebut. Ajeng mengaku masih syok, mengingat ledakan terjadi sangat dekat dengan tempat duduknya. 

"Syok banget jujur. Jujur syok banget karena teman-teman juga pada panik semua," sebut Ajeng.

Asap hitam keluar dari salah satu kelas yang terbakar di Kembangan, Jakbar. Foto: Istimewa.

Dia bersyukur tidak ada siswa yang menjadi korban dalam insiden tersebut. "Alhamdulillah (tidak ada korban). Tapi, kalau memang ada korban pasti aku kena," tutur Ajeng.

Pantauan di lokasi, ruangan kelas X tempat terjadinya ledakan itu nampak gosong pada sejumlah bagian. AC yang meledak tampak rusak.

Usai pemadaman berhasil dilakukan, petugas sekolah mulai membersihkan ruangan yang dipenuhi abu sisa kebakaran.

Sementara itu, para siswa sekolah berkerumun di sekitar lapangan. Sebagian lagi pulang ke rumah usai kegiatan pembelajaran diberhentikan.

(Anggi Tondi)