Kunjungan wisatawan di Pohon Seribu Sasak, Kabupaten Pasaman Barat saat libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. ANTARA/Altas Maulana.
131 Ribu Wisatawan Kunjungi Destinasi Wisata di Pasaman Barat Selama Lebaran
Silvana Febiari • 31 March 2026 21:26
Pasaman Barat: Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat, mencatat kunjungan ke destinasi wisata selama libur Lebaran 2026/Idulfitri 1447 Hijriah mencapai 131.715 orang. Jumlah tersebut terhitung selama delapan hari, mulai 22 hingga 29 Maret 2026.
"Tingkat kunjungan meningkat dibandingkan pada libur Lebaran pada 2025 yang mencapai 115 ribu orang," kata Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasaman Barat Afrizal, dilansir dari Antara, Selasa, 31 Maret 2026.
Menurut dia, kunjungan tersebut tersebar di sejumlah objek wisata, seperti Pohon Seribu Sasak, Muaro Sasak, Pantai Sikabau Koto Balingka, Silambau Kinali, RTH Air Bangis, dan pemandian Lubuak Landua. Peningkatan jumlah kunjungan dipicu oleh masa libur Lebaran yang lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya.
Dia mengatakan puncak kunjungan terjadi pada hari ketiga Lebaran, Senin, 23 Maret 2026, yang didominasi oleh wisatawan domestik. Tingginya kunjungan juga menunjukkan masih tingginya minat masyarakat untuk berwisata khususnya ke destinasi unggulan pantai.

Kunjungan wisatawan di Pohon Seribu Sasak, Kabupaten Pasaman Barat saat libur Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah. ANTARA/Altas Maulana.
Dia mengharapkan kebersihan, keramahtamahan pedagang dan aneka ragam kuliner harus ditingkatkan agar wisatawan betah dan mau kembali lagi. Selain itu pengalaman yang diperoleh pengunjung selama berada di destinasi wisata Pasaman Barat dapat memberikan kesan positif, khususnya bagi masyarakat perantau yang pulang kampung.
"Semoga apa yang dilihat di destinasi wisata Pasaman Barat dapat memberikan hal-hal baik dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat, terutama yang berada di perantauan,” ujarnya.
Pihaknya akan terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat melalui kelompok sadar wisata. Tujuannya agar pengelolaan wisata yang ada dapat terus ditingkatkan.