Bitcoin Tertekan, Harganya Kembali Jatuh di Bawah USD65 Ribu

Ilustrasi. Foto: Freepik.

Bitcoin Tertekan, Harganya Kembali Jatuh di Bawah USD65 Ribu

Eko Nordiansyah • 11 August 2026 11:13

New York: Harga Bitcoin turun di bawah level USD65 ribu pada Senin, 10 Agustus 2026 waktu setempat, seiring kenaikan harga minyak yang menekan sentimen terhadap aset berisiko. Aksi penjualan Bitcoin oleh Strategy juga turut membebani sentimen pasar.

Dikutip dari Investing, Selasa, 11 Agustus 2026, Bitcoin terakhir tercatat turun 1,6 persen ke level USD64.147,9.

Pedagang nantikan data inflasi AS

Bitcoin dan mata uang kripto lainnya sempat mendapat dorongan pada Jumat setelah data menunjukkan penurunan bulanan pertama dalam jumlah tenaga kerja nonpertanian AS sejak Februari. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya lapangan kerja di sektor pendidikan pemerintah daerah. Selain itu, data payroll untuk Mei dan Juni secara kumulatif direvisi turun sebanyak 103 ribu.

Laporan ketenagakerjaan tersebut memperumit situasi bagi Federal Reserve (The Fed). Di satu sisi, meskipun jumlah pekerjaan menurun, pasar tenaga kerja secara keseluruhan tetap tangguh. Di sisi lain, risiko inflasi meningkat di tengah volatilitas harga minyak akibat konflik Iran.
(Ilustrasi. Foto: Freepik)

Sejumlah pembuat kebijakan juga menunjukkan kecenderungan kuat untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan kebijakan moneter The Fed pada Juli.

Pelaku pasar merespons data tersebut dengan menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September. Namun, suku bunga yang tetap tinggi cenderung menekan aset spekulatif seperti mata uang kripto.

Kini, perhatian tertuju pada sejumlah indikator inflasi utama yang akan dirilis pekan ini untuk mendapatkan petunjuk mengenai prospek kebijakan moneter. Kalender ekonomi akan menyoroti data Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Indeks Harga Produsen (PPI) AS untuk Juli, masing-masing pada Rabu dan Kamis.Data tersebut kemudian disusul laporan penjualan ritel AS untuk Juli pada Jumat.

Strategy jual Bitcoin USD108,6 juta

Di sisi lain, Strategy menjual 1.690 Bitcoin senilai sekitar USD108,6 juta pada periode 3-9 Agustus. Penjualan dilakukan dengan harga rata-rata USD64.262 per Bitcoin, menurut dokumen pengajuan kepada Securities and Exchange Commission (SEC) pada Senin.

Penjualan tersebut membuat total kepemilikan Bitcoin Strategy menjadi 840.447 BTC, dengan nilai sekitar USD54,7 miliar. Harga pembelian rata-rata seluruh kepemilikan perusahaan tercatat USD75.385 per Bitcoin, dengan total basis biaya sekitar USD63,4 miliar termasuk biaya dan pengeluaran.

Langkah tersebut dilakukan setelah Strategy menjual 6.585.682 saham MSTR pada pekan sebelumnya senilai USD653,1 juta. Penjualan itu menyisakan dana sekitar USD22 miliar yang tersedia dalam program ekuitas at-the-market perusahaan.

Perusahaan menyatakan hasil penjualan tersebut digunakan untuk membeli kembali 1.152.020 saham preferen STRC dan menambah cadangan kas sebesar USD650 juta. Dengan demikian, total cadangan kas Strategy mencapai USD4,65 miliar per 9 Agustus.

Harga kripto ikut melemah

Sebagian besar altcoin turut melemah mengikuti pergerakan Bitcoin. Ethereum, mata uang kripto terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, turun 2,4 persen menjadi USD1.877,78.

XRP turun 2,3 persen menjadi USD1,0189. Solana dan Cardano masing-masing turun 1,3 persen dan 2,6 persen. Di antara token meme, Dogecoin turun satu persen.

(Eko Nordiansyah)