232 Halte BRT Mulai Dibangun di Kota Bandung

Ilustrasi Halte BRT. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan

232 Halte BRT Mulai Dibangun di Kota Bandung

Roni Kurniawan • 7 March 2026 17:52

Bandung: Pembangunan halte untuk layanan Bus Rapid Transit (BRT) di sejumlah titik di Kota Bandung mulai dikerjakan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung mencatat sebanyak 232 halte akan dibangun sebagai bagian dari pengembangan sistem BRT di kawasan Cekungan Bandung.

Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Dishub Kota Bandung, Ferlian Hadi mengatakan, pembangunan halte tersebut merupakan proyek Kementerian Perhubungan yang mencakup wilayah Cekungan Bandung.

"Untuk halte off corridor jumlahnya ada 256 titik di wilayah Cekungan Bandung. Dari jumlah tersebut, 232 titik berada di Kota Bandung dan sisanya 24 titik berada di Kota Cimahi," ujar Ferlian di Bandung, Sabtu, 7 Maret 2026.
 


Ferlian menyebutkan, ratusan halte tersebut tersebar di 22 kecamatan di Kota Bandung. Berdasarkan desainnya, halte yang dibangun terbagi menjadi tiga jenis.

Dari total 232 halte di Kota Bandung, sebanyak 172 titik berupa bus pole atau penanda halte berbentuk tiang, 80 titik berupa small shelter, dan empat titik berupa big shelter.

Untuk halte berukuran besar (big shelter), rencananya dibangun di empat lokasi strategis, yakni kawasan Stasiun Hall Bandung, Jalan Merdeka, Summarecon Mall Bandung, serta Stasiun Kiaracondong.

"Jika dilihat dari status jalannya, sebanyak 38 titik halte berada di jalan nasional, 45 titik di jalan provinsi, dan 149 titik berada di jalan kota," sahut Ferlian.

Selain halte off corridor, proyek ini juga mencakup pembangunan halte on corridor yang berada di jalur khusus BRT. Jumlahnya sekitar 37 titik dengan konsep jalur terpisah menggunakan separator, serupa dengan sistem busway.

"Kalau yang on corridor jalurnya khusus. Sedangkan yang off corridor menggunakan mix traffic atau bercampur dengan kendaraan lainnya," jelas Ferlian.


Ilustrasi Halte BRT. Metrotvnews.com/Roni Kurniawan


Saat ini, pembangunan halte off corridor sudah mulai dilakukan di sejumlah lokasi. Berdasarkan data Dishub Kota Bandung, sekitar 27 titik telah memasuki tahap pengerjaan awal.

Beberapa lokasi tersebut berada di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, sekitar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jalan Ramdan, BKR, Wastukancana, Dago, serta Jalan Merdeka.

"Tahap pekerjaan saat ini masih berupa pembongkaran dan persiapan lahan," ungkapnya.

Berdasarkan timeline dari Kementerian Perhubungan, pembangunan halte BRT on corridor maupun off corridor ditargetkan rampung pada akhir 2026. Dalam proyek ini, Pemerintah Kota Bandung turut mendukung pelaksanaan pembangunan, mulai dari membantu proses perizinan hingga penyiapan lahan.

"Setelah pembangunan selesai, pengelolaan BRT nantinya berada di Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Saat ini Dishub Provinsi Jawa Barat sudah menunjuk PT Jasa Sarana sebagai operator sementara untuk pengoperasiannya," bebernya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)