Pramono Sebut TransJakarta Berkontribusi Dongkrak Ekonomi Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metrotvnews.com/Athiyya.

Pramono Sebut TransJakarta Berkontribusi Dongkrak Ekonomi Jakarta

Anggi Tondi Martaon • 28 March 2026 07:54

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengapresiasi kinerja TransJakarta. Sebab, perusahaan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta itu mampu memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian Jakarta dengan nominal mencapai Rp73,8 triliun.

Saat ini, layanan Transjakarta diketahui telah melayani sekitar 1,4 juta penumpang setiap hari. “Dengan capaian tersebut, TransJakarta telah memberikan kontribusi yang luar biasa bagi sistem transportasi di Jakarta. Bahkan, berdasarkan data Time Out 2025, Jakarta menempati peringkat ke-17 dunia untuk infrastruktur terbaik, dan di Asia berada di posisi kedua setelah Singapura,” ujar Pramono dikutip dari Antara, Sabtu, 28 Maret 2026.

Menurut Politikus PDI Perjuangan itu, investasi pada sektor transportasi melalui Transjakarta juga telah membawa dampak ekonomi yang signifikan. Setiap Rp1 triliun investasi mampu menghasilkan dampak ekonomi sekitar Rp3,2 triliun.

“Momentum ini harus dijaga. Semakin besar TransJakarta, harapan publik pun semakin tinggi,” ujar Pramono.

Selain itu, Pramono menekankan pentingnya menjaga kualitas layanan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat. Sehingga diperlukan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan disiplin operasional dan keselamatan layanan.

“Kami mendukung penindakan tegas, termasuk pemberian sanksi kepada operator maupun pramudi yang lalai. Saya juga telah meminta Direktur Utama TransJakarta untuk mengambil langkah tegas dalam setiap pelanggaran,” tegas Pramono.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin menuturkan dukungan terhadap penguatan layanan transportasi publik. Dukungan diwujudkan melalui alokasi Public Service Obligation (PSO) sebesar Rp4,8 triliun, atau sekitar 5,99 persen dari total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Ilustrasi TransJakarta. Foto: MI/Usman Iskandar.

“Setiap Rp1 triliun PSO memberikan dampak ekonomi sekitar Rp3,2 triliun. Ini merupakan bentuk imbal balik pemerintah kepada masyarakat atas kontribusi pajak, yang kami kembalikan dalam bentuk layanan transportasi publik,” ungkap Khoirudin.

Dia pun menilai transportasi merupakan salah satu komponen pengeluaran terbesar rumah tangga. Oleh karena itu, kehadiran layanan publik yang terjangkau dan berkualitas diharapkan dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)