Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar bersama jajarannya memberikan keterangan di Kompleks Dishub Jabar, Kabupaten Bandung, Senin (9/3/2026). (ANTARA/Ricky Prayoga)
Jawa Barat Diprediksi Jadi Daerah Pergerakan Pemudik Tertinggi
Lukman Diah Sari • 10 March 2026 09:51
Bandung: Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat memprediksi wilayahnya akan menjadi daerah asal pemudik terbanyak di Indonesia pada periode Angkutan Lebaran 2026, dengan total pergerakan mencapai 30,97 juta orang atau 21,5 persen dari total pergerakan nasional. Kepala Dishub Jabar Dhani Gumelar menyatakan posisi geografis Jawa Barat memberikan peran ganda yang krusial, yakni sebagai daerah asal sekaligus lintasan utama bagi jutaan orang yang menuju Jawa Tengah maupun Jawa Timur.
"Jabar menjadi provinsi dengan angka pergerakan pemudik tertinggi di Indonesia. Jabar bukan hanya sebagai tujuan mudik, melainkan lintasan para pemudik," ujar Dhani di Graha Perhubungan, Dinas Perhubungan Jabar, Kabupaten Bandung, Senin, 9 Maret 2026, melansir Antara.
Puncak arus mudik diprediksi jatuh pada H-3 (Rabu, 18 Maret 2026) dengan estimasi 8,9 juta orang bergerak serentak. Dhani menekankan bahwa masyarakat perlu mewaspadai dua gelombang puncak arus balik, yakni gelombang I (24 Maret 2026) yang dipicu berakhirnya masa cuti bersama bagi sebagian besar pekerja kantor, dengan prediksi 4,12 juta orang akan kembali. Serta gelombang II pada 28 Maret 2026 yang diprediksi pergerakan orang mencapai 3,9 juta orang.

Ilustrasi mudik. Foto: Dok MI
Secara spesifik, wilayah Kabupaten Bogor menjadi penyumbang pemudik terbanyak dari Jabar dengan 4,23 juta orang. Sementara itu, wilayah Priangan Timur tetap menjadi magnet utama tujuan mudik di Jawa Barat, dengan Kabupaten Garut di posisi puncak (2,93 juta orang).
"Ya intinya terbanyak ke wilayah Priangan Timur untuk pemudik yang ke wilayah Jabar menjadi tujuan utama," kata Dhani.
Selain jalur mudik utama seperti Tol Trans Jawa dan jalur arteri Bandung-Nagreg-Tasikmalaya, pihak Dishub juga mengantisipasi lonjakan di jalur wisata pada H+2 Lebaran 2026, khususnya di wilayah Puncak, Bandung Raya (Ciwidey-Lembang), Pantai Palabuhanratu, Pangandaran, hingga Kuningan. Untuk memastikan kelancaran lalu lintas, sebanyak 4.300 personel gabungan dari Dishub Jabar, Dishub kabupaten/kota, dan Kemenhub akan diterjunkan di berbagai titik strategis sepanjang periode tersebut.