Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma saat menjenguk para korban di RSUD Brebes. (Dokumentasi/ Istimewa)
Empat Korban Pembacokan di Brebes Dirawat, Pemkab Tanggung Biaya Pengobatan
Silvana Febiari • 15 October 2026 18:26
Brebes: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes, Jawa Tengah, menanggung biaya pengobatan empat korban pembacokan yang terjadi di Kecamatan Brebes. Bantuan tersebut diberikan agar keluarga korban dapat berfokus pada pemulihan setelah peristiwa yang terjadi pada Selasa malam, 13 Oktober 2026.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menyampaikan hal itu saat menjenguk para korban di RSUD Brebes, Rabu, 14 Oktober 2026. Empat korban terdiri atas istri, ayah mertua, dan ibu mertua terduga pelaku, serta seorang anak balita.
Tiga korban dewasa mengalami luka serius dan menjalani operasi, sedangkan balita mengalami luka sayat di tangan.
"Korban pembacokan ada empat. Yang parah tiga, istri, ayah mertua, dan ibu mertua pelaku. Sedangkan anak balitanya mengalami sedikit luka sayatan. Ketiga korban saat ini sedang dalam tindakan operasi," kata Paramitha di RSUD Brebes.
Baca Juga :
Paramitha mengatakan keluarga korban tergolong kurang mampu sehingga biaya pengobatan tidak akan dibebankan kepada mereka. Pemkab Brebes juga menawarkan bantuan bedah rumah karena keluarga tersebut tinggal di rumah yang dinilai tidak layak huni.
"Mereka juga tinggal di rumah lepe-lepe (reyot), tapi memiliki lahan pribadi. Sehingga kami tawarkan untuk bantuan bedah rumah," ungkapnya.
Tiga Korban Dewasa Jalani Operasi
Wakil Direktur Pelayanan RSUD Brebes, Aris Suparmiati, mengatakan ketiga korban dewasa dalam keadaan sadar sebelum menjalani operasi. Salah satu korban, yakni istri terduga pelaku, mengalami retak tulang tengkorak."Mudah-mudahan operasi berjalan lancar dan mereka kembali sadar dengan kondisi yang lebih baik," kata Aris.
Penanganan medis dilakukan di RSUD Brebes untuk menangani luka yang dialami para korban. Kondisi mereka selanjutnya bergantung pada proses pengobatan dan pemulihan.

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma saat menjenguk para korban di RSUD Brebes. (Dokumentasi/ Istimewa)
Terduga Pelaku Ditangkap di Kota Tegal
Berdasarkan keterangan awal kepolisian, pembacokan terjadi pada Selasa malam, 13 Oktober 2026, dan diduga berawal dari pertengkaran rumah tangga. Ayah mertua yang berusaha mencegah kejadian dan istri yang mencoba melerai turut menjadi korban. Balita yang sedang digendong ibunya mengalami luka sayat di tangan.Setelah kejadian, terduga pelaku dilaporkan melarikan diri menggunakan sepeda motor. Warga kemudian membawa para korban ke instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Brebes. Peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Brebes sekitar pukul 21.45 WIB.
Tim Resmob Satreskrim Polres Brebes kemudian menangkap terduga pelaku di wilayah Kota Tegal. Polisi juga menyita sebilah golok yang diduga digunakan dalam kejadian tersebut.
Kasus ini masih ditangani Polres Brebes. Sementara itu, para korban menjalani perawatan medis dan keluarga mendapat tawaran bantuan dari pemerintah daerah untuk meringankan beban setelah kejadian.