Erupsi Gunung Anak Krakatau, Senin, 19 Oktober 2026. (Pantauan CCTV/WAG Cuaca Banten)
Gunung Anak Krakatau Erupsi 19 Oktober, Status Siaga Level III
Lukman Diah Sari • 19 October 2026 11:01
Lampung: Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda kembali mengalami erupsi pada Senin pagi, 19 Oktober 2026, tepatnya pukul 09.31 WIB. Meski letusan terjadi, tinggi kolom abu vulkanik tidak teramati secara visual.
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 50 mm dan durasi sementara ini kurang lebih 51 detik," tulis laporan resmi Pos Pengamatan Gunungapi Anak Krakatau, PVMBG Badan Geologi, Senin, 19 Oktober 2026.
Baca Juga :
Rekomendasi dan Imbauan

Gunung Anak Krakatau. Foto: Antara.
Menyikapi aktivitas vulkanik yang masih fluktuatif, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi penting bagi masyarakat:
- Masyarakat, pengunjung, wisatawan, maupun pendaki dilarang keras mendekati dan beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari pusat kawah GAK.
- Warga diminta mewaspadai ancaman lontaran batu pijar, hujan abu lebat, aliran lava, hingga potensi erupsi sekunder akibat kontak lava panas dengan air laut atau hujan di dalam area radius 5 km.
- Aktivitas juga dilarang dalam radius 1 kilometer dari pulau baru di sektor barat laut dan tenggara Gunung Anak Krakatau.
- Masyarakat di pesisir Banten dan Lampung diimbau untuk tetap tenang, beraktivitas seperti biasa, dan tidak memercayai isu hoaks terkait ancaman tsunami akibat erupsi GAK. Warga diminta selalu mengikuti arahan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.