Petugas membersihkan dan memperbaiki fasilitas umum pascademo. (Metrotvnews.com/Roni K)
Pemkot Bandung Kebut Bersihkan Vandalisme Pascademo
Roni Kurniawan • 21 October 2026 14:39
Bandung: Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan operasi pembersihan sisa-sisa vandalisme di ruang publik rampung dalam waktu 2x24 jam. Langkah cepat ini diambil guna memulihkan keindahan dan tata kota pascademonstrasi yang berujung pada perusakan fasilitas umum pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, turun langsung memimpin proses penyisiran dan pembersihan pada Rabu, 21 Oktober 2026. Fokus operasi pemulihan ini menyasar sejumlah titik pusat kota, antara lain Kawasan Simpang Lima, Sepanjang Jalan Asia Afrika hingga kawasan Pendopo Kota Bandung, Jalan Braga, dan Kawasan Cikapayang-Dago.
"Alhamdulillah hari ini kami langsung turun tangan untuk membersihkan vandalisme yang terjadi pada saat demo kemarin," ujar Farhan saat meninjau titik Simpang Lima Bandung, Rabu, 21 Oktober 2026.
"Tujuannya tentu yang paling penting mengembalikan kebersihan dan keindahan Kota Bandung. Karena vandalisme tidak ada hubungannya dengan kebebasan berekspresi dan berpendapat," tegas Farhan.
Dari hasil pantauan lapangan, salah satu lokasi dengan tingkat vandalisme terparah berada di kawasan ikonik Simpang Lima. Sejumlah huruf pada ornamen identitas kawasan tersebut dirusak massa, sehingga petugas terpaksa harus mencabutnya untuk diperbaiki secara total.
"Yang paling rusak vandalisme di sini. Jadi ini terpaksa semua huruf-hurufnya karena bagian bawahnya dirusak. Jadi kita akan cabut semuanya, sekaligus kita coba perbaiki semuanya sehingga nanti akan kelihatan lebih normal," jelas Farhan.

Petugas membersihkan dan memperbaiki fasilitas umum pascademo. (Metrotvnews.com/Roni K)
Meski ornamen kota mengalami kerusakan fisik, Farhan memastikan infrastruktur vital pengatur lalu lintas (traffic light) di sekitar lokasi masih berfungsi dengan baik. Saat ini, Pemkot Bandung berfokus merehabilitasi wajah kota agar aktivitas ruang publik masyarakat dapat kembali normal.
"Secepatnya kita bersihkan, agar kembali rapih," ungkap Farhan.
Sebagai informasi tambahan, aksi coret-coret dan perusakan fasilitas umum ini merupakan imbas dari unjuk rasa memperingati dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Aksi massa yang terpusat dari Simpang Lima hingga Alun-alun Bandung tersebut berlangsung memanas hingga Selasa malam.