Ilustrasi - Nelayan melaut menggunakan perahu tradisional di tengah gelombang tinggi air laut disertai angin kencang. (ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/kye/am)
Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Selatan DIY hingga 26 Oktober
Lukman Diah Sari • 22 October 2026 13:42
Yogyakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta mengimbau masyarakat pesisir dan nelayan untuk mewaspadai potensi gelombang tinggi di kawasan perairan selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
"Peringatan dini gelombang tinggi berkisar 2,5 meter sampai empat meter berpeluang terjadi di samudera Hindia selatan DIY," kata Prakirawan BMKG Yogyakarta Rahmad Tauladani dalam keterangan di Yogyakarta, Kamis, 22 Oktober 2026, melansir Antara.
Tingginya gelombang ini sangat dipengaruhi oleh faktor sinoptik, di mana angin timuran masih terpantau bertiup cukup kuat melintasi wilayah udara Pulau Jawa.
"Terpantau adanya wilayah siklonik di barat Aceh dan utara Papua, angin timuran masih bertiup di wilayah Jawa yang berpotensi menimbulkan gelombang tinggi di perairan DIY," jelas dia.

Informasi prakiraan gelombang di perairan selatan Daerah Istimewa Yogyakarta. ANTARA/HO-Staklim BMKG Yogyakarta.
Menyikapi peringatan ini, BMKG mendesak seluruh pelaku pelayaran untuk sangat berhati-hati atau menunda aktivitas melaut. Risiko kecelakaan maritim dinilai sangat tinggi bagi perahu nelayan jika kecepatan angin sudah melampaui 15 knot dengan gelombang di atas 1,25 meter.
"Kemudian, kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter, sementara bagi kapal Ferry apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter," kata dia.