irektur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo (kiri) berbincang dengan tokoh masyarakat Desa Sade. Foto: dok BSI.
Pariwisata Halal Dorong Pemulihan Ekonomi Warga Desa Sade
Husen Miftahudin • 11 October 2026 21:40
Lombok: PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) meresmikan program Satu Benang untuk Sade di Desa Sade, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Program ini ditujukan untuk mendukung pemulihan ekonomi masyarakat setempat setelah kebakaran yang berdampak pada aktivitas pariwisata desa adat tersebut.
Program ini menjadi bagian dari upaya BSI memperkuat ekosistem pariwisata halal sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis masyarakat. Bersama Danantara Indonesia, BSI mendukung pemulihan Desa Sade agar aktivitas pariwisata budaya Sasak dapat kembali berjalan dan memberikan manfaat ekonomi bagi warga.
Pemulihan tersebut mencakup pembangunan kembali sejumlah infrastruktur penting, yakni empat unit rumah adat, gapura desa, balai pertemuan, dan pusat ibadah masyarakat. Infrastruktur tersebut diharapkan mendukung pemulihan kehidupan sosial warga sekaligus aktivitas ekonomi yang bergantung pada sektor pariwisata.
Pelaku usaha yang diharapkan mendapat manfaat antara lain pengrajin tenun, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pengelola homestay.
Hidupkan kembali rantai ekonomi warga
Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo mengatakan, pemulihan Desa Sade tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada keberlanjutan mata pencaharian masyarakat.
"Membangkitkan Desa Sade bukan sekadar merenovasi bangunan, melainkan menghidupkan kembali rantai ekonomi warga. Pariwisata halal yang beretika harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat setempat," kata Anggoro, dikutip dari keterangan tertulis, Minggu, 11 Oktober 2026.
Anggoro mengatakan, aktivitas pariwisata di Desa Sade diharapkan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat secara langsung, terutama bagi penenun, pedagang, dan pelaku UMKM lokal.
(Desa Adat Sade sebelum kebakaran. Foto: Metrotvnews.com/Reno Panggalih Nuha)
Perkuat kemandirian ekonomi
BSI juga mendorong pelestarian budaya Sasak agar berjalan beriringan dengan penguatan kemandirian ekonomi masyarakat. Dengan demikian, pemulihan Desa Sade diharapkan tidak hanya mengembalikan daya tarik wisata, tetapi juga mendukung keberlanjutan usaha warga.
Untuk memperluas partisipasi masyarakat, BSI melalui BSI Maslahat turut membuka program donasi Satu Benang untuk Sade. Masyarakat dapat berpartisipasi melalui aplikasi BYOND by BSI.
Melalui program tersebut, BSI mendorong keterlibatan publik dalam mendukung pemulihan Desa Sade, sekaligus memperkuat peran masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata budaya dan ekonomi berbasis komunitas.