Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, saat Riau Bhayangkara Run (RBR) 2025, Minggu, 13 Juli 2025. Dokumentasi/ Polda Riau
Ekonomi Riau Terdongkrak Bhayangkara Run 2025
Deny Irwanto • 13 July 2025 20:22
Pekanbaru: Riau Bhayangkara Run (RBR) 2025 berlangsung meriah dengan 13.079 peserta termasuk 12 pelari internasional dari Kenya, Prancis, Amerika Serikat, Singapura, dan Malaysia, Minggu, 13 Juli 2025.
Ajang lari berskala nasional ini menjadi perhatian publik karena diikuti belasan ribu peserta dan menjadikan RBR 2025 sebagai event half marathon terbesar di Sumatera. Terlebih RBR telah diakui dunia melalui sertifikasi dari World Athletics.
Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, mengatakan event ini tak hanya sekadar seremonial peringatan Hari Bhayangkara ke-79, melainkan memiliki dimensi sosial dan ekonomi yang sangat signifikan.
"Terbukti, sebanyak 54 booth UMKM lokal turut ambil bagian, menawarkan produk kuliner, kriya, dan fashion kepada ribuan peserta dan pengunjung. Tingkat okupansi hotel di Pekanbaru juga meningkat tajam menjelang hari pelaksanaan,” kata Herry dalam keterangan pers.
| Baca: Polri Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Nasional
|
Sertifikasi Riau Bhayangkara Run 2025 untuk kategori 5K, 10K, dan 21K, teregister dengan nomor INA2025/156, INA2025/157, dan INA2025/158, pada 27 Mei 2025. Sertifikat tersebut berlaku sampai dengan 31 Desember 2029.
Acara ini juga dimeriahkan dengan hiburan rakyat yang digelar di panggung utama, mulai dari penampilan baris-berbaris Polisi Cilik, persembahan musisi lokal bernuansa Melayu hingga penampilan energik dari grup band Tipe-X yang sukses menghibur ribuan peserta dan penonton yang memadati lokasi.
Lebih lanjut Herry menyampaikan suksesnya event ini menjadi bukti kesiapan Riau sebagai tuan rumah ajang berskala nasional hingga internasional.
"Kami ingin tunjukkan bahwa Riau siap, bukan hanya secara infrastruktur dan teknis, tetapi juga dari sisi sosial, keamanan, dan ekosistem yang mendukung,” jelasnya.
Tak hanya aspek olahraga dan ekonomi, Riau Bhayangkara Run 2025 juga mengusung misi ekologis. Acara ini menjadi bagian dari kampanye Green Policing yang menjadi strategi unggulan Polda Riau dalam memadukan penegakan hukum dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
"Kami ingin mendorong kebiasaan hidup ramah lingkungan, atau green habit, serta membangun pemahaman ekologis berkelanjutan melalui pendekatan humanis dan kolaboratif,” jelas Herry.
Event ini tidak hanya meninggalkan kesan sebagai pesta olahraga, tetapi juga menjadi refleksi atas bagaimana sebuah institusi dapat menjadi motor penggerak perubahan, dari kesehatan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, hingga kepedulian terhadap lingkungan.
"Riau Bhayangkara Run 2025 menjadi momentum penting yang membuktikan bahwa kolaborasi antara aparat negara, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat bisa menghasilkan dampak besar dan berkelanjutan," ujar Herry.