Kepala Basarnas Surabaya, Nanang Sigit. Metrotvnews.com/ Amaludin
Korban Diduga Menumpuk di Lantai Dasar Musala Ponpes Al Khoziny
Amaluddin • 3 October 2025 15:45
Sidoarjo: Operasi evakuasi korban ambruknya gedung Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, memasuki hari kelima pada Jumat, 3 Oktober 2025. Tim SAR gabungan mulai memfokuskan pencarian di lantai dasar bangunan setelah puing-puing beton dari lantai dua dan tiga berhasil diangkat.
Kepala Basarnas Surabaya, Nanang Sigit, mengatakan penggunaan alat berat seperti ekskavator dan breaker terus dimaksimalkan, untuk membongkar bagian utara bangunan yang sebelumnya tertutup beton tebal. Selain itu tim juga melakukan evakuasi manual dengan alat ekstrikasi di sisi belakang bangunan yang dinilai lebih aman dari risiko getaran maupun potensi runtuhan lanjutan.
"Untuk hari ini kami sudah tidak lagi menggunakan sound detector karena hampir seluruh area sudah terbuka. Proses pencarian dilakukan secara visual langsung, mengingat sebagian bangunan sudah terbongkar," kata Nanang di Sidoarjo, Jumat, 3 Oktober 2025.
| Baca: Korban Reruntuhan Ponpes Al Khoziny yang Berhasil Dievakuasi Terus Bertambah
|
"Secara visual sudah mulai terlihat beberapa titik yang diduga ada korban. Karena puing lantai atas sudah terangkat, kemungkinan besar jumlah korban yang ditemukan hari ini akan lebih banyak dibanding kemarin," ungkap Nanang.
Jika ditemukan korban di antara reruntuhan, kata Nanang, maka tim SAR akan menghentikan sementara penggunaan alat berat untuk memberikan ruang evakuasi manual.
"Kalau terlihat ada korban dan memungkinkan dievakuasi langsung, maka alat berat akan berhenti sejenak, lalu tim masuk untuk mengevakuasi," ujar Nanang.