Trump Posting Foto Presiden Venezuela Ditutup Mata dan Diborgol

Trump posting foto yang disebut sebagai Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto: Truth Social

Trump Posting Foto Presiden Venezuela Ditutup Mata dan Diborgol

Fajar Nugraha • 4 January 2026 03:34

Florida: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memposting foto di media sosial pada Sabtu 3 Januari 2026 yang menurutnya adalah foto presiden Venezuela yang ditangkap, Nicolás Maduro. Maduro disebut berada di atas kapal perang AS beberapa jam setelah Amerika Serikat menangkapnya di Caracas.

Foto tersebut menunjukkan seorang pria mengenakan kaus abu-abu dan celana olahraga, matanya ditutup dan tangannya diborgol dengan sebotol air di tangan kanannya.


“Nicolas Maduro di atas USS Iwo Jima,” tulis Trump sebagai keterangan foto tersebut, di Truth Social, seperti dikutip dari The New York Times, Minggu 4 Januari 2026.

Foto itu diposting Trump beberapa menit sebelum ia berpidato di hadapan bangsa dari Mar-a-Lago, resornya di Florida, dan mengumumkan bahwa Amerika “akan mengendalikan” Venezuela.


Postingan Trump di Truth Social terkait penangkapan Nicolas Maduro. Foto: Truth Social


USS Iwo Jima adalah kapal serbu amfibi dan salah satu kapal perang Amerika yang telah berpatroli di Karibia dalam beberapa minggu terakhir; kapal ini membawa para korban selamat dari serangan kapal Amerika pada Oktober.

Presiden Trump mengatakan dalam sebuah wawancara dengan “Fox and Friends” bahwa Maduro dan istrinya, Cilia Flores, dibawa dari Caracas, ibu kota, dengan helikopter ke Iwo Jima.

“Penerbangan yang menyenangkan,” kata Trump.

“Saya yakin mereka menyukainya. Tapi mereka telah membunuh banyak orang,” ungkap Trump.

Maduro dan istrinya sedang dalam perjalanan pada hari Sabtu ke New York, di mana mereka akan menghadapi dakwaan yang menuduh mereka melakukan terorisme narkoba dan konspirasi untuk mengimpor kokain.

Trump mengatakan bahwa dia dan timnya telah menyaksikan penggerebekan itu melalui rekaman video saat terjadi, dan kemudian memposting foto-foto yang tampaknya menunjukkan dirinya dan anggota kabinet senior lainnya, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth, menyaksikan serangan itu secara langsung.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fajar Nugraha)