Jerman Tegaskan Warga Palestina Harus Tetap Dilibatkan dalam Rekonstruksi Gaza

Kehidupan masyarakat Palestina di Gaza. (Anadolu Agency)

Jerman Tegaskan Warga Palestina Harus Tetap Dilibatkan dalam Rekonstruksi Gaza

Willy Haryono • 24 January 2026 15:05

Berlin: Pemerintah Jerman menegaskan bahwa warga Palestina harus tetap memiliki peran dalam rencana Amerika Serikat untuk membangun kembali Jalur Gaza yang hancur akibat perang. Pernyataan tersebut disampaikan Berlin pada Jumat, menyusul peluncuran Dewan Perdamaian (Board of Peace) oleh Amerika Serikat di Davos.

Wakil juru bicara Kementerian Luar Negeri Jerman, Josef Hinterseher, mengatakan bahwa hak-hak warga Palestina harus dihormati dalam setiap rencana rekonstruksi.

“Penduduk Palestina di Gaza harus terus dilibatkan secara aktif dalam semua rencana dan hak-hak mereka harus dijunjung tinggi,” kata Hinterseher kepada wartawan di Berlin.

Dikutip dari Antara, Sabtu, 24 Januari 2026, Hinterseher merujuk pada presentasi yang disampaikan menantu Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner, dalam peresmian Dewan Perdamaian di Davos. Presentasi tersebut menampilkan gambaran Gaza baru dengan gedung-gedung pencakar langit, kawasan pesisir untuk pariwisata, serta zona perumahan, pertanian, dan industri.

Meski demikian, Jerman menyambut positif rencana Amerika Serikat untuk menggelar konferensi rekonstruksi Gaza dalam waktu dekat. Hinterseher menyebut langkah tersebut sebagai “sinyal penting” bagi upaya pemulihan wilayah tersebut.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Jerman, Lisa Royaee, menegaskan adanya “garis merah yang jelas” dalam pembangunan kembali Gaza, yakni tidak boleh ada aneksasi dan fokus harus tetap pada kepentingan penduduk setempat.

Pembentukan Dewan Perdamaian bertepatan dengan dimulainya fase kedua gencatan senjata di Gaza, yang menghentikan perang Israel di wilayah tersebut setelah lebih dari dua tahun konflik yang menewaskan lebih dari 71.000 orang.

Dewan yang dipimpin Presiden AS Donald Trump itu awalnya dibentuk untuk mengawasi gencatan senjata dan rekonstruksi Gaza, namun piagamnya memperluas mandat hingga pembangunan perdamaian di berbagai kawasan yang terdampak atau berisiko konflik.

Baca juga:  Jerman dan Italia Siap Gabung Dewan Perdamaian Gaza, Tapi Terbentur Konstitusi

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)