Masih Bingung Soal Desil Bansos? Begini Cara Mengeceknya

Ilustrasi. Foto: Dok MI

Masih Bingung Soal Desil Bansos? Begini Cara Mengeceknya

Eko Nordiansyah • 23 January 2026 21:06

Jakarta: Banyak masyarakat yang belum memahami persoalan desil bantuan sosial (bansos) dan cara untuk mengetahuinya. Padahal, informasi desil sangat penting karena menjadi salah satu penentu seseorang berhak menerima bansos dari pemerintah atau tidak. Kini, masyarakat dapat mengecek informasi desil secara online melalui website Kementerian Sosial (Kemensos).

Dalam penyaluran bansos, pemerintah telah melakukan pembaruan sistem pendataan agar bantuan tepat sasaran. Sebelumnya pendataan dilakukan melalui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), namun kini telah beralih ke desil Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Melansir dari Fahum Umsu, DTSEN merupakan basis data terpadu yang disusun pemerintah dari integrasi berbagai sumber, mulai dari data kependudukan, data sosial, hingga hasil pemutakhiran lapangan, untuk memetakan kondisi sosial ekonomi masyarakat Indonesia

Apa itu desil dalam DTSEN?

Desil adalah sistem pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan yang dibagi ke dalam 10 kelompok, mulai dari desil 1 (paling miskin) hingga desil 10 (paling mampu). Pengelompokan ini didasarkan pada kondisi sosial dan ekonomi rumah tangga yang tercatat dalam DTSEN Kemensos.

Data desil digunakan sebagai acuan dalam penentuan penerima berbagai bansos. Dengan adanya pembagian desil, penyaluran bantuan diharapkan bisa lebih tepat sasaran sesuai dengan kondisi ekonomi masing-masing keluarga.  

Kategori desil DTSEN

Berikut merupakan rincian kategori desil yang terbagi ke dalam 10 kelompok:
  • Desil 1 (Sangat Miskin): Kelompok keluarga dengan kondisi kemiskinan ekstrem dan menjadi prioritas utama penerima berbagai bansos pemerintah.
  • Desil 2 (Miskin): Keluarga yang masih berada dalam kategori miskin, namun sedikit lebih baik dibanding desil 1, dan tetap menjadi sasaran utama program bantuan pemerintah.
  • Desil 3 (Hampir Miskin): Kelompok yang kondisi ekonominya mulai membaik, tetapi masih rentan mengalami kesulitan keuangan, sehingga masih berpeluang menerima bantuan tertentu secara selektif.
  • Desil 4 (Rentan Miskin): Kelompok yang memiliki kondisi ekonomi cukup, namun rawan terdampak krisis finansial, sehingga bantuan yang diberikan biasanya terbatas dan bersifat situasional.
  • Desil 5 (Menengah Bawah): Termasuk kelompok ekonomi menengah ke bawah yang relatif stabil, dengan peluang menerima bantuan yang lebih terbatas dan bersifat khusus.
  • Desil 6–10 (Menengah hingga Sejahtera): Kelompok dengan kondisi ekonomi cukup hingga sejahtera dan umumnya tidak menjadi prioritas bansos rutin, namun masih bisa mengakses program pemberdayaan tertentu bila memenuhi syarat.

(Ilustrasi. Foto: Dok MI)

Dampak desil bagi penerimaan bansos

Keberadaan desil dalam DTSEN memberikan pengaruh langsung terhadap masyarakat, terutama dalam penyaluran bansos, di antaranya sebagai berikut:
  1. Menentukan kelayakan penerima bansos: Desil menjadi acuan utama untuk menilai apakah seseorang memenuhi syarat sebagai penerima bantuan sosial atau tidak.
  2. Memengaruhi jenis bantuan yang diperoleh: Setiap program bantuan memiliki batasan desil tertentu, misalnya ada bansos yang hanya diperuntukkan bagi desil 1–2, sementara program lain mencakup hingga desil 4.
  3. Menjadi dasar pemutakhiran data: Jika kondisi ekonomi keluarga mengalami perubahan, posisi desil dapat disesuaikan melalui proses pembaruan data agar tetap sesuai dengan kondisi terkini.

Cara cek desil secara online

Terdapat dua cara yang dapat dilakukan untuk mengecek informasi desil DTSEN secara online, di antaranya sebagai berikut:

1. Melalui website Kemensos

  • Kunjungi website resmi Kemensos melalui https://cekbansos.kemensos.go.id/.
  • Lengkapi data domisili sesuai KTP.
  • Masukkan nama lengkap sesuai KTP.
  • Ketik kode verifikasi yang muncul di layar.
  • Klik tombol “Cari Data”. Sistem akan menampilkan informasi seputar desil, mulai dari kategori desil, jenis bansos yang diterima, hingga status pencairan.

2. Melalui aplikasi Cek Bansos

  • Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Google Play Store atau App Store.
  • Login atau daftar apabila belum memiliki akun.
  • Klik menu “Cek Bansos”.
  • Lengkapi data domisili dan nama lengkap sesuai KTP.
  • Ketik kode captcha yang muncul di layar.
  • Klik tombol “Cari Data”. Sistem akan menampilkan informasi seputar desil, mulai dari kategori desil, jenis bansos yang diterima, hingga status pencairan.
Pemahaman desil DTSEN sangat diperlukan agar bansos dapat dirasakan oleh masyarakat secara tepat. Dengan data yang akurat dalam, penyaluran bansos berjalan secara adil dan transparan. (Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)