Kendaraan pemudik melintas untuk masuk ke Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Minggu (15/3/2026). Kementerian Perhubungan memprediksi puncak arus mudik Idul Fitri 2026 akan terjadi secara serentak pada 18 Maret 2026 melalui moda transportasi
Diskon Tarif Tol Kurangi Volume Kendaraan saat Puncak Mudik
Siti Yona Hukmana • 16 March 2026 10:50
Karawang: PT Jasa Marga menyampaikan penerapan diskon tarif tol sebesar 30 persen dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Gerbang Tol Kalikangkung mengurangi volume kendaraan pada puncak arus mudik lebaran tanggal 18 Maret 2026. Penerapan diskon tarif mendorong pemudik untuk berangkat lebih awal sebelum puncak arus mudik.
"Ini memang merupakan strategi manajemen lalu lintas kami untuk disampaikan kepada semua pengguna jalan untuk dapat memilih waktu-waktu potongan tarif tersebut sehingga mengurai adanya nantinya puncak di arus mudik yang cukup padat nantinya," kata Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasa Marga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paalo di Karawang, dilansir Antara,, Senin, 16 Maret 2026.
PT Jasa Marga memberlakukan diskon tarif tol pada 15-16 Maret 2026 dalam rangka mendukung pelaksanaan mudik Lebaran 2026. Ria mengatakan, potongan tarif yang diberlakukan terdiri dari dua golongan.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT. Jasa Marga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paalo. (ANTARA/Risky Syukur)
Potongan tarif 30 persen untuk perjalanan menerus dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Gerbang Tol Kalikangkung. Sementara di ruas Batang-Semarang, akan diterapkan potongan tarif yang berbeda, yaitu sekitar 46 persen bagi pengguna jalan yang melintas secara menerus melalui Gerbang Tol Kalikangkung.
PT Jasa Marga membuka 19 gardu pada Gerbang Tol Cikampek Utama di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kendaraan pada masa mudik Lebaran 2026.
"Gerbang Tol Cikampek Utama yang biasanya mengoperasikan 15 gardu, saat ini kami tingkatkan menjadi 19 gardu yang berfokus melayani kendaraan dari arah Jakarta menuju timur Trans Jawa," ujar Ria.