Trans Jatim Malang Raya Gratis Saat Lebaran

Bus Trans Jatim Koridor Malang. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq

Trans Jatim Malang Raya Gratis Saat Lebaran

Daviq Umar Al Faruq • 15 March 2026 18:47

Malang: Bus Trans Jatim di koridor Malang Raya akan beroperasi secara gratis selama dua hari pada momen Hari Raya Idulfitri 2026. Kebijakan ini berlaku pada hari H Lebaran dan sehari setelahnya, yakni 21–22 April 2026.

Staf Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Jawa Timur, Cito Eko Yuli Saputro, mengatakan kebijakan ini diambil untuk memudahkan masyarakat beraktivitas selama momen Lebaran. Fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan warga untuk perjalanan silaturahmi maupun mobilitas dalam kota.

“Trans Jatim koridor Malang Raya pada hari H Lebaran tepatnya tanggal 21 sampai 22 digratiskan,” kata Cito, Minggu 15 Maret 2026.

Selain memberikan layanan gratis, Dishub Jatim juga menyiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama masa libur Lebaran 2026. Salah satu langkah yang disiapkan adalah menambah ritase atau frekuensi perjalanan bus.


 Bus Trans Jatim Koridor Malang. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq

Penambahan ritase dilakukan tanpa menambah armada baru yang beroperasi. Upaya ini ditempuh dengan meningkatkan jumlah keberangkatan bus pada rute yang sama.

“Kita akan melihat supply and demand. Kalau ternyata nanti banyak masyarakat, kita akan menambah ritase, bukan menambah armada, tetapi menambah kapasitas keberangkatan,” kata Cito.

Saat ini layanan Trans Jatim di wilayah Malang Raya dioperasikan oleh 14 unit bus. Dalam kondisi normal, masing-masing bus melayani tiga kali perjalanan pulang pergi setiap hari.

Jika terjadi peningkatan jumlah penumpang selama periode lebaran, frekuensi perjalanan dapat ditambah menjadi empat kali pulang pergi untuk setiap bus. Skema ini disiapkan untuk menjaga ketersediaan layanan transportasi publik di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.

“Kalau di Malang ini ada 14 bus, per satu busnya itu tiga kali PP. Kalau memang ramai, nanti bisa ditambah menjadi empat kali PP,” jelas Cito.

Cito menambahkan, kebijakan penambahan ritase bersifat fleksibel dan akan diterapkan sesuai kondisi di lapangan. Dishub Jatim akan memantau perkembangan jumlah penumpang sebelum memutuskan penambahan perjalanan.

Dishub Jatim memastikan tidak ada penambahan personel khusus selama masa lebaran. Fokus utama tetap pada aspek keselamatan perjalanan dan kesiapan armada yang beroperasi.

Sebagai langkah antisipasi, pemeriksaan kelaikan kendaraan atau ramp check telah dilakukan secara berkala terhadap armada Trans Jatim. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan seluruh armada tetap aman digunakan saat jumlah penumpang meningkat.

“Karena pasti nanti ada lonjakan penumpang, jadi kami sudah melakukan ramp check berkali-kali untuk memastikan kesiapan armada dan personel,” ujar Cito.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Lukman Diah Sari)