Kapolres Kolaka AKBP Yudha W. Nugraha saat diwawancarai di halaman Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, Kamis, 19 Maret 2026. ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
250 Personel Polisi Kawal Malam Takbiran dan Salat Idulfitri di Kolaka
Silvana Febiari • 19 March 2026 22:10
Kendari: Kepolisian Resor (Polres) Kolaka menyiapkan ratusan personel untuk mengamankan perayaan malam takbiran hingga pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra)
Kepala Polres Kolaka AKBP Yudha W. Nugraha mengatakan bahwa ratusan personel yang disiagakan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk mengamankan kegiatan masyarakat saat memperingati momen hari kebesaran Islam tersebut.
"Jadi, kami turunkan itu hampir sekitar 250 personel karena selain dari personel yang terlibat operasi tentunya polsek-polsek di wilayah hukum Polres Kolaka juga kita libatkan di wilayah masing-masing," katanya, dilansir dari Antara, Kamis, 19 Maret 2026.
Yudha menyebutkan bahwa ratusan personel yang disiagakan akan ditempatkan di sejumlah titik aktivitas masyarakat di wilayah hukum Polres Kolaka. Penempatan ini dilakukan untuk memberikan pelayanan serta menjamin keamanan masyarakat.
"Kami juga sudah menyiapkan posko pengamanan untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas dan kriminalitas untuk memberikan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat," ujarnya.
Selain mengamankan malam takbiran, pihaknya juga akan menyiapkan personel untuk mengamankan jalannya ibadah Salat Idulfitri 1447 Hijriah di beberapa lokasi pelaksanaan ibadah di Kabupaten Kolaka. Personel yang bertugas diminta senantiasa mengamankan malam takbiran tersebut dengan baik agar dapat memberi rasa nyaman dan aman kepada seluruh masyarakat di wilayah hukum Polres Kolaka.

Kapolres Kolaka AKBP Yudha W. Nugraha saat diwawancarai di halaman Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara, Kamis, 19 Maret 2026. ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
Dalam pelaksanaan malam takbiran, masyarakat diharapkan menggelar kegiatan di masjid, musala, maupun lingkungan rumah masing-masing. Ini bertujuan untuk menciptakan suasana yang khidmat dan kondusif.
"Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari melakukan konvoi, balapan liar, dan kendaraan yang menggunakan knalpot supaya tidak mengganggu masyarakat luas. Itu yang kita harapkan," tambahnya.