Satgas PRR Kembali Salurkan Bantuan kepada Korban Bencana di Aceh Tamiang

Mendagri Tito Karnavian bersama Kaposwil Satgas PRR Aceh Safrizal menyalurkan bantuan kepada korban bencana di Aceh Tamiang. Foto: Istimewa.

Satgas PRR Kembali Salurkan Bantuan kepada Korban Bencana di Aceh Tamiang

Anggi Tondi Martaon • 4 April 2026 22:30

Aceh Tamiang: Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu, 4 April 2026. Kepala Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pusat itu memimpin langsung percepatan pemulihan pascabencana dengan memimpin apel Praja IPDN Gelombang 3 untuk melaksanakan misi kemanusian sebanyak 768 orang.

Didampingi Kepala Pos Wilayah (Kaposwil) Aceh, Safrizal ZA, Tito meninjau titik operasi dan menyerahkan bantuan secara simbolis bagi warga di Desa Lubuk Sidup (185 KK) dan Desa Sekumur (276 KK). Di sana, Tito menegaskan bahwa kehadiran pemerintah pusat bertujuan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi sekaligus mempercepat rehabilitasi infrastruktur.

"Sebagai Kepala Satgas PRR Pusat, saya ingin memastikan bantuan darurat dan perlengkapan ibadah tersalurkan, sembari kita membangun infrastruktur jangka panjang seperti sumur bor ini," kata Tito melalui keterangan tertulis, Sabtu, 4 April 2026.

Dalam aksi kemanusiaan ini, Satgas PRR menyalurkan bantuan komprehensif berupa 1.000 paket peralatan dapur, 100 unit torent air, 400 paket sembako, serta 200 paket perlengkapan ibadah. 

Sementara itu, Kaposwil Safrizal ZA merinci bahwa 1.000 paket dapur tersebut merupakan komponen dari Paket Hidup Dasar. Langkah ini diambil agar warga memiliki kemandirian pangan.

Mendagri Tito Karnavian bersama Kaposwil Satgas PRR Aceh Safrizal bersama korban bencana di Aceh Tamiang. Foto: Istimewa.

Selain itu, Safrizal menyampaikan pemerintah bakal membangun sumur bor di wilayah terdampak bencana. Hal itu disebut sebagai solusi permanen atas krisis air bersih dan sanitasi.

"Kita sudah melihat dan mendengar langsung aspirasi masyarakat. Bapak Menteri juga sudah menyampaikan bahwa kita (pemerintah) akan selalu hadir mengawal percepatan rehab rekon untuk masyarakat, khususnya untuk penyediaan air bersih kita akan langsung bangun sumur bor di lokasi (Lubuk Sidup dan Sekumur)", ungkap Safrizal.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)