Ilustrasi penurunan harga minyak. Foto: Energyintel.com
Harga Minyak Dunia Turun Lagi, Brent Kini Dijual USD101/Barel
Husen Miftahudin • 2 April 2026 08:02
Houston: Harga minyak dunia merosot pada perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB), bahkan sempat turun hingga di bawah ambang batas USD100 per barel, setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertimbangkan menarik diri dari perang melawan Iran. Trump juga mengatakan rezim Iran yang baru telah meminta gencatan senjata.
Mengutip Investing.com, Kamis, 2 April 2026, kontrak berjangka minyak mentah Brent yang berakhir pada Juni, sebagai patokan global harga minyak, turun sebanyak 2,6 persen menjadi USD101,25 per barel.
Setelah pecahnya perang pada akhir Februari lalu, harga Brent sempat melonjak hingga sekitar USD120 per barel. Sementara sebelum konflik, kontrak minyak tersebut diperdagangkan sekitar USD70 per barel.
Sementara itu, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), sebagai standar untuk penetapan harga minyak di AS, turun sebesar 1,3 persen menjadi USD100,06 per barel.
| Baca juga: Harga Minyak Dunia Turun Tajam setelah Iran Bersiap Mengakhiri Perang |
.jpg)
(Ilustrasi pergerakan harga minyak. Foto: dok ICDX)
Trump bakal tarik pasukannya dari Iran
Trump mengatakan di media sosial Truth Social pribadinya, Presiden Iran meminta untuk melakukan gencatan senjata. Ia juga bermaksud untuk menarik pasukan AS dari Iran dalam dua hingga tiga minggu ke depan.
"Presiden Rezim Baru Iran, yang jauh kurang radikal dan jauh lebih cerdas daripada para pendahulunya, baru saja meminta Amerika Serikat untuk gencatan senjata!" tulis Trump.
"Kami akan mempertimbangkannya ketika Selat Hormuz terbuka, bebas, dan tanpa hambatan. Sampai saat itu, kami akan menghancurkan Iran hingga musnah atau, seperti yang mereka katakan, kembali ke Zaman Batu!" tambah Trump.
Ini akan menandai langkah signifikan lainnya menuju de-eskalasi, bahkan di tengah ketidakpastian seputar Selat Hormuz. Jalur air penting yang dilalui seperlima pasokan minyak dan gas dunia ini telah ditutup secara efektif oleh Iran sejak awal konflik, yang menyebabkan melonjaknya harga minyak di seluruh dunia.
Pada Selasa, Trump mengatakan Washington dapat menarik diri dari konflik dalam waktu dua hingga tiga minggu seraya menambahkan Iran tidak perlu membuat kesepakatan untuk mengakhiri konflik tersebut.
Ia juga menegaskan kembali bahwa negosiasi dengan Iran berjalan dengan baik, sebuah klaim yang sering dibantah oleh para pejabat di Teheran. Namun, Iran mengindikasikan mereka memiliki kemauan yang diperlukan untuk mengakhiri perang jika menerima jaminan mereka tidak akan diserang lagi.