Ilustrasi Anadolu
Militer Iran Siaga Penuh, Ancam Serang Balik Jika AS Luncurkan Serangan Baru
Muhammad Reyhansyah • 22 April 2026 15:17
Teheran: Militer Iran menyatakan bahwa pasukannya berada dalam kondisi siaga penuh dan siap melancarkan serangan balasan secara langsung jika Amerika Serikat (AS) melakukan serangan baru terhadap negara tersebut.
Menurut laporan televisi pemerintah Iran, IRIB pada Rabu, 22 April 2026. juru bicara Markas Pusat Khatam al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, menegaskan bahwa langkah ini diambil menyusul ancaman berulang dari Presiden AS Donald Trump dan para komandan militer Amerika.
“Pasukan kami yang mampu dan kuat telah lama berada dalam kondisi kesiapan 100 persen dan siap serta berada di posisi untuk bertindak,” ujar Zolfaghari, dikutip dari Anadolu.
Ia menambahkan bahwa jika terjadi “agresi atau tindakan apa pun terhadap Republik Islam Iran,” maka pasukan Iran akan “segera dan dengan kekuatan penuh menyerang target-target yang telah ditentukan sebelumnya.”
Pernyataan ini muncul setelah Trump mengatakan pada Selasa bahwa AS akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran atas permintaan pejabat Pakistan, sekaligus mempertahankan blokade laut terhadap pelabuhan Iran.
Trump juga menyebut telah menginstruksikan militer AS untuk melanjutkan blokade tersebut serta memperpanjang gencatan senjata hingga Teheran mengajukan apa yang ia sebut sebagai “proposal terpadu.”