Israel Balas Serangan Iran dengan Target Perusahaan Petrokimia

Israel serang perusahaan petrokimia Iran. Foto: Anadolu

Israel Balas Serangan Iran dengan Target Perusahaan Petrokimia

Fajar Nugraha • 8 June 2026 14:55

Teheran: Serangan udara Israel menargetkan sebuah perusahaan petrokimia di Mahshahr, Iran pada hari Senin 8 Juni 2026.

“Serangan tu menyebabkan kerusakan sebagian pada kompleks industri tersebut,” menurut pejabat Iran, seperti dikutip dari Anadolu.

Menurut Kantor Berita Mehr, Valiollah Hayati, wakil gubernur bidang keamanan di provinsi Khuzestan, mengatakan kepada wartawan: "Beberapa menit yang lalu, Perusahaan Petrokimia Karun Mahshahr diserang oleh musuh Zionis, dan sebagian dari kompleks industri ini rusak akibat proyektil yang menghantamnya."

“Tidak ada korban jiwa atau luka-luka yang dilaporkan dalam serangan udara,” sebut Hayati.

"Rincian lebih lanjut tentang tingkat kerusakan serta kemungkinan korban jiwa akan diumumkan,” imbuh Hayati.

Iran menuduh Israel telah berulang kali melanggar gencatan senjata yang dicapai pada 8 April 2026. Teheran juga mengklaim Israel terus melakukan tindakan agresif terhadap Lebanon dan Iran, termasuk melalui kerja sama dengan Amerika Serikat (AS) dalam serangan terhadap kapal-kapal dan sejumlah sasaran Iran dalam dua pekan terakhir.

Kedubes Iran menyatakan gencatan senjata di Lebanon merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesepakatan gencatan senjata 8 April 2026. Oleh karena itu, Iran menuding Amerika Serikat turut bertanggung jawab atas berbagai dugaan pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Israel serta konsekuensi yang ditimbulkannya.

"Pemerintah Amerika Serikat memikul tanggung jawab langsung atas berbagai pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan oleh rezim Zionis beserta segala konsekuensi yang timbul darinya, termasuk setiap eskalasi ketegangan di kawasan," tulis Kedubes Iran.

Dalam pernyataannya, Kedubes Iran turut menegaskan pemerintah dan rakyat Iran memiliki tekad kuat untuk mempertahankan keamanan serta kepentingan nasional negara tersebut. 

Iran juga memperingatkan bahwa setiap tindakan yang dianggap sebagai provokasi atau agresi terhadap Lebanon maupun wilayah Iran akan dihadapi dengan respons tegas dari Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran.

(Fajar Nugraha)