Kemenpora Kantongi Rp61 Miliar untuk Kontingen Asian Games 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir (depan-keempat kiri) memberikan pemaparan dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR. ANTARA/Aloysius Lewokeda

Kemenpora Kantongi Rp61 Miliar untuk Kontingen Asian Games 2026

Fachri Audhia Hafiez • 3 June 2026 01:50

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, mengungkapkan alokasi dana yang disiapkan untuk mendukung keberangkatan kontingen Indonesia ke ajang Asian Games 2026. Nilainya kini telah menembus angka Rp61 miliar. 

Kepastian tersebut didapat setelah jajaran kementerian melakukan penyisiran anggaran secara ketat. Khususnya dari berbagai pos pengeluaran yang dinilai kurang mendesak.

"Dengan tentu keikhlasan seluruh deputi yang hadir, saya apresiasi, kami akhirnya terus menyisir anggaran hingga akhirnya mendapatkan Rp61 miliar," kata Erick dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 2 Juni 2026.
 


Erick menjelaskan, upaya mendongkrak anggaran ini dilakukan secara bertahap demi menyiasati keterbatasan fiskal yang tengah dihadapi pemerintah. Langkah ini krusial agar pemenuhan kebutuhan utama para atlet, mulai dari persiapan logistik hingga keberangkatan ke multiajang terbesar di Asia tersebut, tidak terganggu.

Dia menceritakan, saat dirinya pertama kali mengemban jabatan pada September 2025, dana penunjang Asian Games yang tersedia di kas Kemenpora tercatat hanya berkisar Rp3 miliar. Angka tersebut dinilai mustahil untuk membiayai program pemusatan latihan nasional (pelatnas), akomodasi, hingga operasional penuh kontingen selama kompetisi berjalan.

Melalui instruksi penghematan, anggaran berhasil dialihkan ke sektor pembinaan olahraga prestasi. Penghematan ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Presiden Prabowo Subianto terkait efisiensi belanja di seluruh kementerian dan lembaga negara. Kemenpora sendiri harus memotong pengeluarannya hingga Rp270 miliar dari total pagu anggaran sebesar Rp1,15 triliun.

Meski berhasil menambah anggaran kontingen, Erick secara terbuka mengakui dana untuk operasional pelatnas cabor saat ini masih jauh dari kata ideal karena hanya menyentuh angka Rp81 miliar.

"Ini sangat jauh menurun," tutur Erick.


Menpora Erick Thohir (kanan). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.

Penurunan alokasi dana pelatnas ini merupakan dampak langsung dari kebijakan penyesuaian fiskal nasional. Kendati dihantam pemangkasan anggaran yang masif, Erick memastikan pemerintah tetap memegang komitmen penuh untuk menyokong performa para atlet di arena tanding.

Ia berharap keterbatasan ini justru memicu semangat efisiensi tanpa mengurangi optimisme serta ambisi skuad Garuda demi mempersembahkan medali emas dan mencetak prestasi gemilang di Jepang pada Oktober hingga November 2026 mendatang.

(Fachri Audhia Hafiez)