Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato dalam penyelenggaraan Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). (ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden)
EFF 2026, Prabowo Tekankan Pentingnya Kerja Sama Keuangan dan Perdagangan
Siti Yona Hukmana • 3 September 2026 18:47
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya memperkuat kerja sama di bidang keuangan dan perdagangan di tengah kondisi dunia yang semakin terfragmentasi. Hal ini disampaikan dalam pidatonya pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis, 3 September 2026.
Presiden Prabowo mengatakan perdagangan kerap digunakan sebagai instrumen tekanan. Sementara itu, rantai pasokan global dan sistem keuangan terdampak meningkatnya ketegangan geopolitik.
"Justru karena dunia sedang terfragmentasi, setiap jembatan yang dibangun di sini dalam pangan, energi, sains, logistik, dan perdagangan adalah jawaban praktis," ujar Presiden Prabowo dipantau secara daring di Jakarta, dilansir Antara, Kamis, 3 September 2026.
"Kita tidak boleh bergantung pada satu arsitektur keuangan saja, karena jika satu sistem terganggu, sistem lain harus tetap mampu memfasilitasi aliran dana yang menjaga perdagangan tetap bergerak," kata Prabowo.
Presiden Prabowo menilai saluran pembayaran dan penyelesaian transaksi yang andal menjadi salah satu fondasi penting bagi keberlangsungan perdagangan internasional. Prabowo mengatakan tanpa saluran pembayaran dan penyelesaian yang dapat diandalkan, perdagangan berisiko terganggu bahkan lumpuh.

Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato dalam penyelenggaraan Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden/Muchlis Jr/aa.
Namun, Presiden Prabowo menegaskan penguatan sistem keuangan alternatif bukan untuk menggantikan sistem yang ada.
"Ini bukan tentang mengganti satu sistem dengan sistem lain, tetapi tentang memastikan bahwa sistem keuangan global lainnya dapat beroperasi berdampingan dengan pengaturan yang ada untuk menjaga kontinuitas, stabilitas, dan kepercayaan dalam perdagangan internasional," terang Presiden Prabowo.
Dia menekankan kerja sama lintas negara menjadi semakin penting untuk memastikan perdagangan dan arus keuangan global tetap berjalan di tengah ketidakpastian serta fragmentasi ekonomi dunia.