Kebakaran TPA Putri Cempo Berdampak pada Layanan Air dan Sanitasi

Kebakaran di TPA Putri Cempo. Metrotvnews.com/ Triawati

Kebakaran TPA Putri Cempo Berdampak pada Layanan Air dan Sanitasi

Triawati Prihatsari • 3 September 2026 20:41

Solo: Kebakaran TPA Putri Cempo berdampak pada layanan air minum dan sanitasi di sejumlah wilayah Solo. Kondisi tersebut ditandai dengan penurunan tekanan air bagi pelanggan, khususnya di wilayah sekitar Putri Cempo

"Kebakaran di kawasan TPA Putri Cempo tidak hanya berdampak pada proses pemadaman, tetapi juga memberikan efek terhadap layanan publik lainnya, khususnya pelayanan air minum dan sanitasi. Di beberapa tempat tekanan menurun khususnya di wilayah Utara," ungkap Manajer Air Limbah Perumda Air Minum Toya Wening Solo, Bayu Tunggul, di Solo, Kamis, 3 September 2026.

Bayu mengatakan dampak kebakaran tersebut menjadi perhatian. Dari sisi sanitasi, akses menuju IPLT Putri Cempo untuk sementara tidak dapat digunakan karena masih berada dalam area penanganan kebakaran.


Akibatnya, penerimaan lumpur tinja untuk sementara dihentikan. Kondisi ini berdampak pada masyarakat yang membutuhkan layanan penyedotan tangki septik, terutama bagi tangki yang sudah penuh.

"Penyedia jasa sedot tinja mitra Perumda juga untuk sementara tidak dapat membuang lumpur tinja ke IPLT sampai kondisi dinyatakan aman. Kemudian di sisi lain yang perlu diperhatikan adalah kebutuhan air dalam jumlah besar selama proses pemadaman juga berdampak," ungkap Bayu. 

Ia menambahkan, air menjadi salah satu kebutuhan utama dalam proses pemadaman kebakaran. Dalam kondisi darurat, air dari jaringan dan hydrant digunakan untuk mendukung pemadaman.

"Pengambilan air dalam jumlah besar dan terus-menerus pada titik tertentu dapat memberikan tekanan tambahan terhadap sistem distribusi. Pengambilan air dalam volume besar juga berpotensi menyebabkan perubahan tekanan dan kontinuitas aliran, terutama bagi pelanggan di sekitar lokasi pengambilan air atau hydrant," tegas Bayu. 


Api masih menyala di sejumlah titik fo TPA Putri Cempo Solo. Metrotvnews.com/ Triawati


Bayu menegaskan, penggunaan air untuk pemadaman merupakan kebutuhan darurat yang harus diprioritaskan dan tidak perlu dipermasalahkan.

“Tidak ada persoalan siapa yang salah. Dalam kondisi kebakaran, keselamatan masyarakat dan pemadaman api tentu menjadi prioritas. Tetapi dari kejadian ini kita bisa melihat bahwa satu peristiwa dapat memberikan dampak berantai terhadap berbagai layanan publik,” imbuh Bayu. 

Di sisi lain, Perumda Air Minum Toya Wening terus memantau kondisi jaringan dan berkoordinasi dengan pihak terkait selama penanganan kebakaran. Pelayanan penerimaan lumpur tinja di IPLT Putri Cempo akan kembali dibuka setelah kondisi dinyatakan aman dan akses dapat digunakan.

(Silvana Febiari)