ilustrasi medcom.id
Polisi Buru Pengendara Motor Pembuang Bayi di Jalan Batu Tulis Gambir
Christian • 20 February 2026 13:13
Jakarta: Satuan Reserse Pidana Perempuan dan Anak (PPA) serta Pidana Perdagangan Orang (PPO) (Satres PPA-PPO) Polres Metro Jakarta Pusat mengetahui pembuang bayi dalam selokan di Jalan Batu Tulis IV, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa 2 Februari 2026. Pelaku tengah diburu.
“Masih dalam proses penyelidikan. Anggota kami telah melakukan peneluran di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kami curigai ada pengendara motor yang membuang bayi tersebut,” kata Kepala Satuan (Kasat)Pidana Perempuan dan Anak (PPA) serta Pidana Perdagangan Orang (PPO) (Satres PPA-PPO) Polres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Polisi (Kompol) Rita Oktavia Shinta saat dihubungi metrotvnews.com, Jumat 20 Februari 2026.
Rita Oktavia mengatakan ada satu pengendara dicurigai sebagai pembuang bayi. Saat ini pihak kepolisian masih mencari pengendara yang dicurigai pembuang bayi.
“Pengendara tersebut sendirian, pakai helm,” ujarnya.
Rita mengatakan, rekaman CCTV dari salah satu rumah warga tengah di dalami. Dalam rekaman CCTV pelat nomor kendaraan tidak terlalu jelas, karena adanya cahaya lampu kendaraan.
“Nomor polisi belum kami dapati, tapi kami terus melakukan penelusuran pengendara motor tersebut. Rekaman CCTV dari rumah warga, diminta untuk proses penyelidikan,” ujar Rita.
Hingga saat ini, sudah empat saksi dimintai keterangan oleh kepolisian dalam kasus penemuan mayat bayi. Salah satu saksi adalah pekerja PPSU
Sebelumnya, warga di Jalan Batu Tulis IV, Gambir, Jakarta Pusat, digegerkan penemuan mayat bayi di dalam selokan, pada Selasa, 2 Februari 2026. Mayat bayi tersebut terbungkus plastik.

Ilustrasi bayi. Medcom.id
Plastik mencurigakan itu awalnya ditemukan warga dan meminta petugas PPSU melalukan pemeriksaan lebih lanjut. Petugas PPSU, Yusuf, pun langsung mengecek bungkusan tersebut.
"Saat itu saya diminta untuk mengecek sama warga ke saluran itu. Saya lihat emang bungkusannya gede gitu ya, kaki tangan ngemplek gitu," kata Yusuf kepada wartawan, Selasa, 10 Februari 2026